Jokowi Direncanakan Tinjau Vaksinasi Massal di Bali

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi seniman Yogyakarta Butet Kartaredjasa (kedua kiri) meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    Presiden RI Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi seniman Yogyakarta Butet Kartaredjasa (kedua kiri) meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertolak ke Bali dalam rangka kunjungan kerja, Selasa pagi, 16 Maret 2021. Jokowi bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekira pukul 08.30 WIB dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

    Dikutip dari keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden, Jokowi diagendakan untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di dua lokasi, yakni di Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar.

    Setibanya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Jokowi dijadwalkan langsung menuju lokasi pertama kunjungan kerja di Kabupaten Gianyar. Di sana akan digelar vaksinasi massal yang diperuntukkan bagi para pelaku industri pariwisata, pimpinan umat beragama, perwakilan budayawan, perwakilan pemuda, hingga masyarakat setempat.

    Selanjutnya, Jokowi juga akan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal serupa yang digelar di Kota Denpasar. Vaksinasi tersebut diperuntukkan bagi para pekerja industri pariwisata di Bali.

    Jokowi direncanakan kembali menuju Jakarta pada sore hari setelah rangkaian kunjungan kerja tersebut.

    Baca juga: Produksi Massal Vaksin Merah Putih Diprediksi Mundur Jadi Tahun Depan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.