Dipimpin Ibas, 48 Anggota Fraksi Demokrat DPR Ikrar Setia ke AHY

Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat membacakan ikrar setia terhadap Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. TEMPO/Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan ikrar setia kepada kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono. Dipimpin Ketua Fraksi Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, yang juga adik AHY, pembacaan ikrar ini digelar di tangga depan Gedung Nusantara atau Gedung Kura-kura DPR.

Ikrar setia ini dibacakan di tengah polemik Partai Demokrat seusai Kongres Luar Biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara yang menetapkan Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai ketua umum. Polemik ini mendera partai berlambang mercy ini saat kepemimpinan AHY, yang terpilih pada 15 Maret 2020, belum genap setahun.

"Setahun lalu hari ini kita semuanya menjadi saksi terjadinya regenerasi kepemimpinan estafet pemimpin Partai Demokrat dari Bapak Ketum SBY pada Mas Ketum AHY di Kongres kelima Partai Demokrat," kata Ibas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021.

Ibas menyitir pepatah kondang kondang loyalty to my party ends when loyalty to my country begins atau kesetiaan kepada partai berakhir ketika pengabdian kepada negara dimulai.

"Tapi melihat situasi yang terjadi ke Partai Demokrat maka loyalty to my party begins," kata putra bungsu Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Baca: Kata Mahfud, Begini Sikap Jokowi soal Konflik Demokrat

Berikut bunyi ikrar yang dibacakan oleh 48 dari 54 anggota Fraksi Demokrat DPR ini.

"Panca Setia Bhayangkara Partai Demokrat
Kami para kader dan bhayangkara utama Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, dengan ini menyatakan kesetiaan:

1. Setia kepada dan akan membela tegaknya Pancasila, NKRI, dan UUD 1945;

2. Setia kepada dan akan membela tegaknya Konstitusi, UU Partai Politik, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat Hasil Kongres ke-V Tahun 2020 yang telah disahkan Pemerintah dan dicatat dalam Surat Keputusan Kemenkumham tanggal 18 Mei 2020 Nomor M.HH-09-AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat;

3. Setia kepada kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat periode 2020-2025 pimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono Hasil Kongres ke-V Partai Demokrat yang sah tahun 2020 yang lalu;

4. Senantiasa membela dan mempertahankan dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati segala ajaran, doktrin, ideologi, manifesto politik, tradisi, dan platform Partai Demokrat, serta akan terus menerus tanpa mengenal lelah mengibarkan panji-panji Partai Demokrat di seluruh wilayah NKRI;

5. Akan tetap bersatu, kompak, dan terus menjaga solidaritas sesama kader dan senantiasa memperjuangkan amanat penderitaan dan harapan rakyat demi terwujudnya cita-cita berdirinya NKRI, utamanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Demikian pernyataan kesetiaan ini kami ucapkan dengan penuh kesadaran dan dengan penuh rasa tanggung jawab."

Ikrar kesetiaan kepada AHY ini ditandatangani oleh setiap anggota fraksi Demokrat di atas materai Rp 10.000.

BUDIARTI UTAMI PUTRI






PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

11 jam lalu

PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

Menurut PKS lumbung suara terbesar Anies Baswedan ada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera, dan Banten. Pasangannya harus kuat di Jateng dan Jatim.


Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

1 hari lalu

Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

Agung Baskoro menilai deklarasi Anies sebagai sebagai capres oleh NasDem bakal membuat poros politik yang eksis semakin mengerucut.


5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

1 hari lalu

5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

Hari ini, 4 Oktober 2004 diumumkan kemenangan SBY - JK sebagai presiden dan wapres periode 2004 - 2009. Berikut beberapa fakta menariknya.


Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

1 hari lalu

Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

Relawan Anies, Sekretariat Kolaborasi Indonesia yakin akan ada partai susulan yang segera mendeklarasikan dukungan terhadap Anies sebagai capres


Partai NasDem Tawarkan Anies Baswedan ke Calon Koalisi, Surya Paloh: Calon Kami Ganteng Apa Kagak?

2 hari lalu

Partai NasDem Tawarkan Anies Baswedan ke Calon Koalisi, Surya Paloh: Calon Kami Ganteng Apa Kagak?

Surya Paloh menyatakan akan menawarkan Anies Baswedan ke calon mitra koalisinya, PKS dan Partai Demokrat.


Indonesia Terancam Resesi, Stok 9 Pangan Strategis di DKI Jakarta Aman hingga Februari 2023

2 hari lalu

Indonesia Terancam Resesi, Stok 9 Pangan Strategis di DKI Jakarta Aman hingga Februari 2023

Sembilan pangan strategis itu di antaranya beras, daging ayam, daging sapi, dan minyak goreng.


Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

2 hari lalu

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

MA menolak kasasi yang diajukan Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko dalam kasus Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut.


Partai Demokrat Ungkap Kedekatan Anies Baswedan dengan AHY

2 hari lalu

Partai Demokrat Ungkap Kedekatan Anies Baswedan dengan AHY

AHY disebut-sebut bakal disodorkan menjadi cawapres oleh Partai Demokrat untuk mendampingi Anies Baswedan.


Surya Paloh Yakin PKS dan Demokrat Bersatu Usung Anies Baswedan Capres 2024

2 hari lalu

Surya Paloh Yakin PKS dan Demokrat Bersatu Usung Anies Baswedan Capres 2024

Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengungkapkan hubungan dengan PKS dan Demokrat baik dan semakin dekat. Menurut dia Anies Baswedan yang terbaik.


NasDem Serahkan Pemilihan Cawapres kepada Anies Baswedan

2 hari lalu

NasDem Serahkan Pemilihan Cawapres kepada Anies Baswedan

Surya Paloh mengatakan akan menyerahkan pilihan cawapres kepada Anies Baswedan