KPK akan Dalami Peran Sekjen KKP Antam dalam Kasus Edhy Prabowo

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK akan menelisik peran mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Antam Novambar dalam kasus Edhy Prabowo. Hal tersebut disampaikan menanggapi penyitaan duit Rp 52,3 miliar dalam perkara ini.

    Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan mantan Menteri KKP, Edhy Prabowo diduga memerintahkan Antam, selaku Sekjen KKP untuk membuat surat perintah tertulis terkait dengan penarikan jaminan bank atau bank garansi dari para eksportir kepada Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan. Selanjutnya, Kepala BKIPM memerintahkan Kepala Kantor Balai Karantina Besar Jakarta I Soekarno Hatta untuk menerima garansi bank tersebut.

    KPK menduga garansi bank itu sebenarnya merupakan komitmen fee dari para eksportir. Total duit yang terkumpul dari aturan itu adalah Rp 52,3 miliar yang disita KPK hari ini. "Aturan penyerahan jaminan bank dari para eksportir sebagai bentuk komitmen dari pelaksanaan ekspor benih bening lobster tersebut diduga tidak pernah ada," kata Ali di kantornya, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021.

    Baca: KPK Sita Rp 52,3 Miliar dalam Kasus Edhy Prabowo

    Ali mengatakan sejauh ini peran Sekjen KKP yang diketahui adalah menandatangani surat perintah tersebut. Ali mengatakan pihaknya akan mendalami apabila ditemukan dugaan peran yang lebih signifikan. "Apakah kemudian nanti ada peran yang signifikan terkait perbuatan tersangka EP, tentunya nanti akan kami konfirmasi lebih lanjut kepda para saksi apakah kemudian ada unsur kesengajaan misalnya dalam konstruksi secara keseluruhan proses di dalam dugaan korupsi seluruh peristiwa yang ada di perkara ini," kata dia.

    Meski demikian, Ali belum bisa memastikan apakah KPK akan memeriksa Antam dalam perkara yang menyeret Edhy Prabowo ini. "Nanti lihat perkembangan dulu, karena yang terpenting uang telah dilakukan penyitaan dan akan dikonfirmasi kepada para saksi, saksinya siapa yang nanti akan dipanggil," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.