Hasil Poling Tempo, Manuver Moeldoko Dianggap Mendapat Restu Istana

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat KLB Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021. KLB telah menetapkan Moeldoko menjadi ketua umum Partai Demokrat lewat KLB tersebut pada Jumat siang. ANTARA/Endi Ahmad

    Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat KLB Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021. KLB telah menetapkan Moeldoko menjadi ketua umum Partai Demokrat lewat KLB tersebut pada Jumat siang. ANTARA/Endi Ahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 77,54 persen masyarakat, berdasarkan poling Tempo, menilai manuver Moeldoko yang menggoyang posisi Agus Harimurti Yudhoyono melalui kongres luar biasa Partai Demokrat dan diangkat sebagai ketua umum telah mendapat restu Istana. Hasil itu muncul dari poling yang dilakukan Tempo sepanjang sepekan terakhir.

    Baca:
    Amien Rais Tuding Moeldoko Berani Ambil Demokrat karena Kerlingan Lurah

    Poling yang dilakukan Tempo sejak Senin, 8 Maret 2021, itu cukup menarik minat masyarakat dan diikuti oleh 1.754  orang.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi disebut telah memanggil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait polemik Partai Demokrat. Didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Jokowi memanggil dua anak buahnya pada Senin pekan lalu, 8 Maret 2021.

    Dalam pertemuan itu Mahfud sempat bertanya kepada Presiden Jokowi apakah Moeldoko melaporkan KLB di Deli Serdang. Sehari sebelum KLB digelar atau pada Kamis, 4 Maret lalu, Kepala Staf Presiden itu diketahui mendampingi Jokowi dalam kunjungan kerja ke Banten.

    Menurut Mahfud, Presiden menyatakan tak mendapat pemberitahuan apa pun, termasuk dari Moeldoko. Di akhir pertemuan, Jokowi memerintahkan para menterinya menangani masalah Demokrat sesuai aturan yang berlaku. "Presiden menegaskan agar kami tak memihak kubu mana pun," kata Mahfud kepada Majalah Tempo pada Jumat, 12 Maret lalu.

    Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025 hasil KLB Deli Serdang, Sumatera Utara, yang digelar Jumat, 5 Maret lalu. Adapun pengurus Demokrat di bawah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono menuduh KLB itu ilegal.

    Pertanyaan yang diajukan saat poling adalah, "Apakah menurut Anda manuver Moeldoko tersebut mendapat restu istana?"

    Hasilnya, sebanyak 1.360 dari 1.754 pengikut poling atau sekitar 77,54 persen menganggap manuver Moeldoko tersebut mendapat restu Istana.

    Sementara itu hanya persentase kecil yang tidak setuju bahwa manuver Moeldoko tersebut telah mendapat restu Istana, yaitu sebesar 15,51 persen atau 272 orang. Adapun mereka yang memilih menjawab tidak tahu sebesar 6,95 persen atau 122 orang

    Klik untuk hasil lengkap poling tempo.co.  Poling Tempo sendiri dilakukan di media tempo.co. Poling ini dilakukan setiap pekannya dengan beragam tema.

    CATATAN KOREKSI: Artikel ini diubah pada hari Selasa tanggal 16 Maret 2021 jam 08.37 WIB karena kesalahan pada paragraf kedua terakhir. Dengan demikian kesalahan telah diperbaiki. Redaksi mohon maaf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.