Polri Sebut Belum Ada Aturan Soal Izin Penyelenggaran Konser Musik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan keterangan tentang teroris Jamaah Islamiyah (JI) di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. Densus 88 Antiteror Polri menemukan 12 lokasi di Jawa Tengah, yang diduga kuat dijadikan lokasi pelatihan kelompok JI untuk pelatihan bela diri dan merakit bom. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan keterangan tentang teroris Jamaah Islamiyah (JI) di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. Densus 88 Antiteror Polri menemukan 12 lokasi di Jawa Tengah, yang diduga kuat dijadikan lokasi pelatihan kelompok JI untuk pelatihan bela diri dan merakit bom. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI angkat bicara ihwal pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang menyebut mendapat restu dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ihwal perizinan menggelar kembali konser musik hingga pekan olahraga.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menyatakan hingga saat ini belum ada aturan ihwal perizinan yang keluar dari institusinya. "Belum. Kalau ada kebijakan nanti disampaikan," ujar Argo melalui pesan teks pada Jumat, 12 Maret 2021.

    Sebagaimana diketahui, lampu hijau penyelenggaraan kegiatan masyarakat diberikan Kapolri Listyo Sigit saat menghadiri rapat bersama Sandiaga Uno pada 9 Maret 2021. 

    Sejumlah kegiatan yang bisa kembali digelar dengan protokol ketat di tengah pandemi yakni, olahraga, musik, MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions) serta acara budaya.

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolri beserta jajarannya, karena hasil daripada video conference call kemarin mendapat respons yang sangat positif dari pelaku industri event, baik itu penyelenggara event di bidang olahraga, musik, MICE dan event berbasis budaya," kata Sandiaga pada 10 Maret 2021.

    Sandiaga Uno mengatakan meski Kapolri Listyo Sigit telah menyetujui kegiatan seperti konser musik atau budaya namun hal itu tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, pelaksanaan kegiatan juga harus memenuhi unsur CHSE, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

    Baca juga: Sandiaga Temui Kapolri Listyo Sigit, Bahas Panduan Bikin Acara di Area Wisata

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.