Kubu KLB Demokrat Minta Gatot Nurmantyo Tak Asal Bunyi

Salah satu inisiator Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, HM Darmizal Ms menunjukkan buku akta notaris beserta AD/ART 2001 Partai Demokrat saat melakukan konferensi pers di Jakarta, Selasa, 9 Maret 2021. Dalam KLB Demokrat Deli Serdang, Darmizal juga menjadi salah satu calon ketum. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal kubu KLB Demokrat, Jhoni Allen Marbun, meminta mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, tidak asal bunyi. 

Sebelumnya, Gatot Nurmantyo mengatakan sempat diajak mengikuti kongres luar biasa Partai Demokrat di Deli Serdang.

"Katakan siapa salah satu di antara kami yang mengajak. Sebagai seorang panglima jenderal empat, tolong jangan asbun (asal bunyi)," kata Jhoni di Jakarta, Kamis, 11 Maret 2021.

Jhoni mengatakan bahwa para kader senior dan pendiri Demokrat KLB Deli Serdang tidak mungkin mengajak Gatot. Jhoni menyebut bahwa Gatot, ketika masih menjabat Panglima TNI, melakukan kampanye terselubung ke kampus-kampus.

"Artinya integritasnya (tidak ada) sebagai panglima. Padahal dia enggak boleh dong. Yang saya tahu, setelah reformasi, panglima pensiun sampai masa usianya. Tapi ini baru satu-satunya yang pensiun sebelum umurnya mencapai, itu karena apa? Karena integritasnya," ujar dia.

Jhoni pun membandingkan sosok Gatot dengan Moeldoko yang kini menjadi Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang. Moeldoko, kata Jhoni, selama menjadi panglima tetap loyal kepada Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

"Jangan dibilang dong SBY yang angkat. Iya memang betul panglima dia diangkat. Dan selama jadi panglima kan dia loyal. Loyal pada negara, tugas-tugasnya," ucapnya.

Gatot Nurmantyo sebelumnya mengaku pernah ditawari mengambil alih Partai Demokrat dengan melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi ketua umum. Cerita ini dia sampaikan saat diwawancarai dalam podcast Bang Arief.

Potongan wawancawa ihwal tawaran mengambil alih Demokrat itu diunggah di akun Instagram pribadinya, @nurmantyo_gatot. Gatot mengatakan, pernah didatangi oleh orang yang menyebutnya juga digadang-gadang menjadi Ketua Umum lewat KLB Demokrat.

Baca juga: Kubu KLB Demokrat Sebut Safari Politik AHY Tidak Penting






Komponen Mobil Listrik Masih Impor, Moeldoko Minta BRIN Kembangkan Produk Lokal

2 hari lalu

Komponen Mobil Listrik Masih Impor, Moeldoko Minta BRIN Kembangkan Produk Lokal

Ketua Periklindo Moeldoko mengatakan komponen impor membuat produksi dan harga mobil listrik menjadi mahal. BRIN sedang melakukan riset.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

3 hari lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

3 hari lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

3 hari lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Taruna, Moeldoko: Prajurit untuk Perang, Bukan Berbaris

3 hari lalu

Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Taruna, Moeldoko: Prajurit untuk Perang, Bukan Berbaris

Moeldoko mendukung langkah Panglima TNi Jenderal Andika Perkasa yang mengubah batas minimal tinggi tubuh calon taruna dan taruni Akmil.


Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

3 hari lalu

Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe harus kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.


Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

3 hari lalu

Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai Polri sudah menjalankan perintah Presiden Jokowi dalam penanganan kasus Ferdy Sambo.


NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

3 hari lalu

NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

Partai NasDem menyebut pengumuman koalisi dan calon presiden yang akan diusung partai itu akan dilakukan pada 10 November 2022.


Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

3 hari lalu

Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

PKS, NasDem dan Demokrat disebut bisa sepakat soal Anies Baswedan sebagai capres, tetapi alot dalam menentukan siapa pendampingnya.


Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

3 hari lalu

Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

PKS tak membantah soal nama Anies Baswedan yang akan mereka usung sebagai calon presiden bersama NasDem dan Demokrat.