IPW Sebut Sudah Ada Polisi yang Jadi Tersangka Unlawful Killing Laskar FPI

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin, 14 Desember 2020. Penembakan terjadi Senin dini hari sekitar pukul 00.30 di Tol Cikampek Kilometer 50. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyebut sudah ada polisi yang menjadi tersangka kasus unlawful killing anggota laskar FPI. "Tersangka dan sudah dibebastugaskan,” kata Presidium IPW Neta S. Pane saat dihubungi, Kamis, 11 Maret 2021.

Neta mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kabareskrim Komisaris Jenderal Agus Andrianto yang telah menaikkan status penanganan perkara penembakan di KM 50 Tol Cikampek ini ke tahap penyidikan.

Dia meminta kepolisian untuk membuka akses komunikasi di antara anggota kepolisian yang berada di lapangan saat peristiwa itu terjadi.

Dia menilai komunikasi selama sebelum dan setelah peristiwa terjadi perlu ditelisik untuk menemukan pihak lain yang bertanggung jawab atas peristiwa KM 50.

“Sangat mustahil seorang anak buah tidak melakukan koordinasi dan bertindak sendiri-sendiri,” ujar dia.

Kasus dugaan unlawful killing terhadap anggota laskar FPI terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020. Investigasi Komnas HAM menyebut tewasnya empat dari enam anggota laskar diduga merupakan pelanggaran HAM. Sebab, keempatnya tewas saat dalam penguasaan aparat kepolisian.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menjawab normatif saat ditanya mengenai penetapan tersangka terhadap polisi yang terlibat unlawful killing tersebut. “Kemarin kan baru naik sidik, perlu proses,” kata dia.

Baca juga: 3 Polisi di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Terancam 8 Tahun Penjara






Lesti Kejora Diduga Dibanting dan Dicekik Berulang Kali Oleh Rizky Billar

2 jam lalu

Lesti Kejora Diduga Dibanting dan Dicekik Berulang Kali Oleh Rizky Billar

Penyanyi Lestiani atau Lesti Kejora melaporkan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


Lesti Kejora Sebut Dua Nama Saksi dalam Laporannya Terhadap Rizky Billar

3 jam lalu

Lesti Kejora Sebut Dua Nama Saksi dalam Laporannya Terhadap Rizky Billar

Penyanyi Lestiani atau Lesti Kejora melaporkan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


Soleh Solihun Kena Pungli, Kanit Samsat Jakarta Selatan: Pelaku Karyawan Bantuan

7 jam lalu

Soleh Solihun Kena Pungli, Kanit Samsat Jakarta Selatan: Pelaku Karyawan Bantuan

Kanit Samsat Jakarta Selatan AKP Mulyono menyatakan cek fisik kendaraan bermotor tidak dipungut biaya


Dugaan Konsorsium 303, Polri Sebut Hasil Penyelidikan Sementara Bareskrim Tak Ditemukan

11 jam lalu

Dugaan Konsorsium 303, Polri Sebut Hasil Penyelidikan Sementara Bareskrim Tak Ditemukan

Konsorsium 303 menjadi sorotan seiring berkembangnya kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.


Disanksi Demosi 4 Tahun, AKBP Raindra Ramadhan Syah Ajukan Banding

1 hari lalu

Disanksi Demosi 4 Tahun, AKBP Raindra Ramadhan Syah Ajukan Banding

AKBP Raindra Ramadhan Syah mengajukan banding setelah dalam sidang etik perkara Ferdy Sambo dia dinyatakan bersalah dan disanksi demosi 4 tahun.


Bareskrim Polri Usut 4 Kasus Robot Trading dengan Kerugian Korban Rp 25 Miliar

1 hari lalu

Bareskrim Polri Usut 4 Kasus Robot Trading dengan Kerugian Korban Rp 25 Miliar

Bareskrim Mabes Polri sedang menyidik empat perkara robot trading yang merugikan korban hingga Rp 25 Miliar.


Disindir Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Sebut Semua Gugatan Mengada-ada

1 hari lalu

Disindir Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Sebut Semua Gugatan Mengada-ada

Deolipa Yumara sebut tidak ada gugatan yang tidak mengada-ada.


TNI AU Usut Pemilik Granat Asap dan Ratusan Peluru di Pondok Gede

1 hari lalu

TNI AU Usut Pemilik Granat Asap dan Ratusan Peluru di Pondok Gede

TNI AU masih usut kepemilikan dan asal-muasal granat asap dan peluru di rumah kontrakan.


Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

1 hari lalu

Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

Pengacara Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Ronny Berty Talpesy, menyatakan bakal hadir pada sidang lanjut gugatan perdata Deolipa Yumara.


Deolipa Yumara Gugat Kapolri dan Bharada E Rp 15 Miliar, Sidang Lanjut Hari Ini

1 hari lalu

Deolipa Yumara Gugat Kapolri dan Bharada E Rp 15 Miliar, Sidang Lanjut Hari Ini

Sidang gugatan perdata Deolipa Yumara terhadap Bharada E serta pengacaranya dan Kabareskrim dilanjutkan hari ini.