Polisi Gelar Olah Tempat Kejadian Perkara Kecelakaan Bus di Sumedang

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus pariwisata terperosok ke jurang di Jalan Raya Sumedang-Cibereum, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 10 Maret 2021. Bus berkapasitas 62 penumpang tersebut tengah membawa rombongan peserta ziarah dan tur siswa SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

    Bus pariwisata terperosok ke jurang di Jalan Raya Sumedang-Cibereum, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 10 Maret 2021. Bus berkapasitas 62 penumpang tersebut tengah membawa rombongan peserta ziarah dan tur siswa SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

    TEMPO.CO, JakartaKapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri menyatakan pihaknya telah memulai olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian kecelakaan bus pariwisata di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Namun, sejauh ini dia mengaku masih menunggu hasil olah TKP untuk bisa menyampaikan kesimpulan penyebab kecelakaan.

    "Belum bisa saya sampaikan sekarang karena olah TKP masih belum selesai. Nanti akan secara keseluruhan, hasilnya besok atau lusa," kata Ahmad Dofiri di lokasi kecelakaan, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Kamis, 11 Maret 2021. Diketahuinya bahwa bus mengalami kecelakaan saat situasi sedang hujan deras.

    Baca: Korban Selamat Kecelakaan di Sumedang Duga Bus Mengalami Rem Blong

    Menurut Dofiri, ada beberapa faktor yang diduga sebagai penyebab kecelakaan, yakni jalan yang menurun panjang dan adanya tikungan di sekitar lokasi kecelakaan.

    Selain itu, dia juga menyebut kecelakaan itu merupakan kecelakaan tunggal. Namun, dugaan itu belum pasti karena masih menunggu hasil olah TKP dengan metode Traffic Accident Analysis (TAA). "Kesimpulan hasilnya bisa 1 atau 2 hari, sekarang masih proses," katanya.

    Sejauh ini, kata Dofiri, sebanyak 27 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan bus T-7591-TB. Selain itu, ada 39 orang yang selamat dan mengalami luka-luka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.