Satgas Balikpapan Periksa Kontak Erat TKI yang Positif Covid-19 Varian B117

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Joko Widodo (kanan) berdialog dengan seniman saat meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    Presiden RI Joko Widodo (kanan) berdialog dengan seniman saat meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Balikpapan terus melakukan tracing (pelacakan) atas kemungkinan warga terpapar virus Covid-19 B117. Varian baru virus Covid-19 itu pada awal pekan ini terdeteksi memapar TKI asal Balikpapan yang baru pulang dari Arab Saudi.

    "Kami sedang lakukan tracing kontak erat dan memeriksa 14 orang,” kata Wali Kota Bakikpapan, Kalimantan Timur, Rizal Effendi, Rabu, 10 Marer 2021.

    Mereka adalah 4 orang keluarga dari TKI tersebut dan 7 orang teman jamaah salat di masjid di lingkungan yang bersangkutan, dan teman ronda siskamling. Kemudian ada 2 lagi pasien positif sejak tanggal 21 Februari di wilayah tinggal TKI tersebut, dan satu orang dari riwayat perjalanan.

    Termasuk juga dalam tracing adalah sejumlah penumpang yang seperjalanan dengan TKI tersebut dari Jakarta ke Balikpapan, terutama mereka yang duduknya berdekatan. "Hasil belum kami terima, saat ini Satgas RT setempat kami minta bersama mengawasi," kata Rizal.

    Disebutkan, diperlukan waktu 14 hari untuk mengetahui hasil tes Covid-19 B117 tersebut. Sementara itu Satgas juga belum menerima spesimen (contoh cairan atau jaringan tubuh, darah atau pun cairan dari hidung dan mulut) yang diambil dari mereka yang diduga terpapar.

    Butuh waktu 14 hari sebab spesimen harus dikirim ke Jakarta. Laboratorium di Balikpapan belum memiliki reagen, bahan kimia khusus yang diperlukan untuk mendeteksi varian virus tersebut.

    “Kalau diizinkan dan diberi bahan yang diperlukan, tentu laboratorium kita di sini bisa,” kata Kepala Dinas Kesehatan dr Andi Sri Juliarty.

    Sebelumnya, Kementerian Kesehatan memperluas tracing, penelusuran warga mungkin terpapar varian baru Covid-19 B117 di Balikpapan. Tracing dilakukan di Balikpapan sebab satu dari 4 kasus Covid-19 B117 adalah warga Balikpapan yang diketahui adalah TKI tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.