Napoleon Bonaparte Jalani Vonis Kasus Red Notice Hari Ini

Reporter

Editor

Amirullah

Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte meninggalkan ruang sidang usai mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 15 Februari 2021. ANTARA/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus dugaan suap kepengurusan penghapusan red notice Djoko Tjandra, InspekturJenderal Napoleon Bonaparte akan menjalani sidang putusan pada Rabu, 10 Maret 2021.

"Iya, sidang sekitar jam 10," ujar kuasa hukum Irjen Napoleon, Haposan Batubara, saat dihubungi pada Rabu, 10 Maret 2021. 

Dalam perkara ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu dengan hukuman 3 tahun penjara. Selain itu, jaksa juga menuntut Napoleon membayar denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

Jaksa mengatakan Napoleon terbukti menerima Sin$ 200 ribu dan US$ 370 ribu dari Djoko Tjandra. Uang itu diberikan agar Napoleon membantu menghapus Djoko Tjandra dari status daftar pencarian orang sistem Imigrasi.

Penghapusan itu membuat Djoko Tjandra, selaku buronan kasus korupsi cessie Bank Bali, bisa masuk ke Indonesia untuk mendaftarkan praperadilan.






Hasnaeni 'Wanita Emas' Tersangka Korupsi Waskita Beton: Pernah Nyalon Gubernur DKI dan Bagi-bagi Uang

3 hari lalu

Hasnaeni 'Wanita Emas' Tersangka Korupsi Waskita Beton: Pernah Nyalon Gubernur DKI dan Bagi-bagi Uang

Mischa Hasnaeni Moein atau wanita emas ditetapkan tersangka dalam perkara dugaan korupsi pegadaan proyek fiktif pada PT Waskita Beton Precast, Tbk.


Usai Ditetapkan Tersangka Kasus PT Waskita Beton, Hasnaeni Berteriak: Saya Sakit

3 hari lalu

Usai Ditetapkan Tersangka Kasus PT Waskita Beton, Hasnaeni Berteriak: Saya Sakit

Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal, Hasnaeni dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana PT Waskita Beton Precast Tbk.


Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

4 hari lalu

Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

Pada 2018, terdapat 21 perusahaan importir garam mendapatkan kuota persetujuan impor garam industri dengan nilai sebesar Rp2,05 triliun.


Begini Kronologi Pelanggaran HAM Berat Kasus Paniai Versi Dakwaan Kejagung

4 hari lalu

Begini Kronologi Pelanggaran HAM Berat Kasus Paniai Versi Dakwaan Kejagung

Empat orang tewas dalam kasus Paniai. Bermula dari cekcok antara anggota TNI dan warga.


Kecelakaan Maut Tol Pejagan - Pemalang, PU Minta Operator Patroli Rutin dan Pasang CCTV

6 hari lalu

Kecelakaan Maut Tol Pejagan - Pemalang, PU Minta Operator Patroli Rutin dan Pasang CCTV

Usai kecelakaan maut di Tol Pejagan - Pemalang KM 235+000 pada Ahad, 18 September 2022, PUPR meminta operator tol menggelar patroli rutin.


Polisi Selidiki Dugaan Asap Kebakaran Ilalang Jadi Penyebab Kecelakaan di Tol Brebes

7 hari lalu

Polisi Selidiki Dugaan Asap Kebakaran Ilalang Jadi Penyebab Kecelakaan di Tol Brebes

Asap tebal akibat ilalang yang terbakar di tepi jalan tol menyebabkan pengendara mengurangi kecepatan. Kecelakaan melibatkan belasan kendaraan.


Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Tol, Jenazah Anak Jamintel Dibawa ke Rumah Duka

7 hari lalu

Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Tol, Jenazah Anak Jamintel Dibawa ke Rumah Duka

Kecelakaan diduga disebabkan oleh asap tebal hasil pembakaran ilalang di pinggir jalan tol. Asap itu diduga menghalangi penglihatan pengemudi.


Anak Bungsu Jaksa Agung Muda Intelijen Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang

7 hari lalu

Anak Bungsu Jaksa Agung Muda Intelijen Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang

Kejagung mengonfirmasi anak bungsu Jaksa Agung Muda Intelijen Amir Yanto menjadi korban dalam kecelakaan beruntun di Brebes, Jawa Tengah.


Tanggapi Keberatan Surya Darmadi, Kejaksaan Agung: Itu Hak Terdakwa

8 hari lalu

Tanggapi Keberatan Surya Darmadi, Kejaksaan Agung: Itu Hak Terdakwa

Surya Darmadi akan membacakan eksepsi pada sidang Senin besok, 19 September 2022.


Surya Darmadi Persoalkan Seluruh Rekeningnya yang Diblokir

8 hari lalu

Surya Darmadi Persoalkan Seluruh Rekeningnya yang Diblokir

Surya Darmadi menuding Kejaksaan Agung ingin menghancurkan seluruh bisnisnya.