Menkes Sebut Ada Lagi 4 WNI yang Terpapar Varian Baru Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (ketiga kiri) didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru' di Nusa Dua, Badung, Bali, Ahad, 28 Februari 2021. ANTARA/Fikri Yusuf

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (ketiga kiri) didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru' di Nusa Dua, Badung, Bali, Ahad, 28 Februari 2021. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan ada empat orang yang teridentifikasi terpapar varian baru Covid-19, B117 asal Inggris.

    "Untuk varian baru dari London, memang di luar dari dua kemarin yang sudah kita identifikasi hasil kerjasama Lab Kemenkes dan BRIN, kami sudah menemukan empat lagi yang terkonfirmasi," ujar Budi dalam konferensi pers, Senin, 8 Maret 2021.

    Budi menyebut, satu orang merupakan warga Palembang (teridentifikasi 11 Januari), satu orang warga Kalimantan Selatan (6 Januari), satu orang warga Balikpapan (12 Februari), dan satu orang warga Medan (28 Januari).

    "Keempat orang ini sudah dites positif, hasil WGS juga menunjukkan positif strain baru dari UK. Sekarang mereka sudah sembuh," ujar Budi.

    Selanjutnya, kata Budi, pemerintah akan melakukan penelusuran terhadap kontak erat dari empat orang ini.

    Masuknya varian baru virus Covid-19, B117 asal Inggris pertama kali diumumkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono pada 2 Maret lalu.

    Varian B117 ditemukan di Indonesia melalui kegiatan pengurutan genom virus menyeluruh (whole genom sequencing) pada sampel virus corona penyebab Covid-19 yang bertransmisi di Indonesia. Dari 462 WGS yang diperiksa, teridentifikasi dua kasus di antaranya mengandung varian baru asal Inggris itu.

    Sampel itu ternyata milik dua warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Keduanya berinisial M, warga Kecamatan Lemahabang, dan A, warga Kecamatan Pedes. Keduanya merupakan perempuan pekerja migran yang baru datang dari Arab Saudi. M tiba di Indonesia pada 28 Januari. Tiga hari berselang, A tiba di Tanah Air.

    Dua orang tersebut sempat menjalani karantina di Wisma Pademangan, Jakarta Utara, selama lima hari, saat pertama tiba. Mereka juga menjalani tes polymerase chain reaction (PCR), lalu dinyatakan terjangkit virus corona dengan status orang tanpa gejala. Karena terjangkit virus, masa karantina mereka diperpanjang hingga dinyatakan negatif corona sesuai dengan hasil tes usap. Kini, hasil tes swab mereka telah dinyatakan negatif dan sudah diizinkan pulang ke Karawang.

    Menurut Budi, hasil penelusuran kontak erat terhadap dua orang ini juga sudah dilakukan. "Untuk dua kasus pertama (varian baru Covid-19), semua kontak eratnya sudah dites dan hasilnya negatif," ujar Menkes Budi Gunadi.

    Baca juga: Varian Baru Covid-19 Masuk Indonesia, Pemerintah Didesak Harus Lebih Serius


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto