Resep dari Dapur Tempo: Cerita Sulitnya Menembus Kamp WNI Eks ISIS

Suasana pengungsian WNI eks ISIS di Al-Hawl, Suriah, 23 Mei 2019. TEMPO/Hussein Abri Dongoram

TEMPO.CO, Jakarta - Jurnalis Politik dan Hukum Majalah Tempo Hussein Abri Dongoran harus bertemu dengan pejabat Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pada pertengahan Mei 2019. Sebab, Ia harus mendapatkan izin dari pasukan ini untuk bisa meliput WNI eks ISIS yang berada di kamp di Raqqah, Suriah.

"Ini sangat menantang sekali buat saya," kata Hussein dalam Talkshow Kecap Dapur dalam perayaan 50 Tahun Tempo di Jakarta, Sabtu, 6 Maret 2021.

Untuk meliput ke Suriah, Hussein masuk lewat Iraq. Sebab saat itu, kata dia, negara seperti Turki sudah menutup akses perbatasan mereka dengan Suriah.

Setelah mengurus visa selama 2 bulan di Jakarta, Hussein pun akhirnya bisa berangkat ke lokasi. Ia mengatakan, strateginya dalam liputan tersebut adalah yang penting bisa masuk dulu ke Suriah.

Meski demikian, Hussein tetap khawatir kalau-kalau paspor-nya akan dapat cap Suriah dan membuatnya tidak bisa pulang ke tanah air. Saat itu, pemerintah Indonesia memang menseleksi ketat penduduk yang baru kembali dari Suriah.

Baca: Resep dari Dapur Tempo: Wartawan Harus Paham Peta Konflik

Tapi ternyata, Hussein hanya diberi selembar kertas saja untuk bisa masuk ke Suriah. Kala itu, Hussein bertemu dengan Mustafa Bali, juru bicara SDF. Kepada Mustafa, Hussein menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan para simpatisan ISIS asal Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Hussein melobi Mustafa dengan kopi saset asal Indonesia dan dua bungkus rokok kretek. “Anda harus mencoba ini, khas Indonesia,” kata Hussein seperti dikutip dari salah satu tulisan di Majalah Tempo edisi 15 Juni 2019 berjudul Abon Sapi di Tenda Pengungsi.

Mustafa lalu memerintahkan anak buahnya menyeduh kopi. Setelah isapan pertama rokok kretek, Mustafa tersenyum. “Rasanya seperti siwak,” ucapnya. Lalu kopi yang datang pun diseruputnya. “Enak, langsung manis,” ujarnya dengan senyum yang masih tipis.

Kopi saset dan rokok inilah yang akhirnya membuka jalan bagi Hussein. Hingga akhirnya, Hussein dapat izin dan bisa melintas ke Raqqah yang merupakan ibu kota ISIS.

Lalu, Hussein masuk ke pengungsian Al-Hawl, kamp terbesar di timur laut Suriah, dan bertemu WNI eks ISIS. Total, Ia menghabiskan 9 hari di Suriah, sebelumnya akhirnya kembali ke Indonesia. Cerita liputan ini kemudian diterbitkan dalam laporan Majalah Tempo edisi 15 Juni 2019 yang bertajuk Nestapa di Negeri Syam

FAJAR PEBRIANTO






Tempo Young Entrepreneur Challenge, Pendiri Klamby dan Avoskin Raih Hadiah Terbang ke Korsel

1 hari lalu

Tempo Young Entrepreneur Challenge, Pendiri Klamby dan Avoskin Raih Hadiah Terbang ke Korsel

CEO Avoskin Anugrah Pakerti dan pendiri dan direktur kreatif Wearing Klamby menjadi perwakilan Indonesia di pameran bisnis Korea Selatan mendatang.


Tempo Young Entrepreneur Challenge Umumkan Empat Pebisnis Muda Inspiratif

1 hari lalu

Tempo Young Entrepreneur Challenge Umumkan Empat Pebisnis Muda Inspiratif

Tempo.co mengumumkan empat pebisnis muda yang terpilih menyandang penghargaan sebagai pebisnis muda inspiratif dalam acara TEMPO Young Entrepreneur Challenge, di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.


Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

2 hari lalu

Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

Banyak wanita dan anak-anak warga negara Australia di kamp pengungsi ISIS di Suriah.


PKKMB Politeknik Tempo, Dirut Tempo: Media Tidak Netral, tapi Objektif dan Independen

20 hari lalu

PKKMB Politeknik Tempo, Dirut Tempo: Media Tidak Netral, tapi Objektif dan Independen

Dirut Tempo Inti Media Arif Zulkifli berbagi pengalaman dengan para mahasiswa baru Politeknik Tempo Angkatan 2022/2023 pada PKKMB hari keempat.


Pengenalan Mahasiswa Baru Politeknik Tempo, Redaktur Tempo Ajak Mahasiswa Perangi Hoaks

22 hari lalu

Pengenalan Mahasiswa Baru Politeknik Tempo, Redaktur Tempo Ajak Mahasiswa Perangi Hoaks

Para Mahasiswa baru Politeknik Tempo angkatan 2022/2023 mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) hari kedua pada Selasa, 13 September 2022.


Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

22 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

22 hari lalu

Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

Militer Amerika Serikat mengandalkan bantuan suku-suku Arab untuk melumpuhkan jaringan Negara Islam, yang masih bertahan di sejumlah lokasi di Suriah


Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

29 hari lalu

Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

Pengeboman di Kedubes Rusia di Afghanistan menyebabkan dua staf kedutaan tewas dan puluhan warga Afghanistan yang sedang mengantre visa.


Serangan Konvoi Mobil Tewaskan 35 Warga Sipil Burkina Faso

29 hari lalu

Serangan Konvoi Mobil Tewaskan 35 Warga Sipil Burkina Faso

Sedikitnya 35 warga sipil tewas dan 37 lainnya terluka di Burkina Faso ketika sebuah kendaraan dalam konvoi menabrak bom IED.


Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

30 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

Bom bunuh diri di depan Kedutaan Rusia di Kabul sebabkan 2 tewas dan 11 luka-luka, termasuk seorang diplomat yang menderita cedera.