Andi Mallarangeng Bantah SBY Lakukan Politik Dinasti di Demokrat

Reporter

Editor

Amirullah

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait KLB Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jumat, 5 Maret 2021. Saat menjadi Presiden, SBY pernah menunjuk Moeldoko sebagai Panglima TNI pada 2013 lalu. ANTARA/Asprilla Dwi Adha

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, menjawab tudingan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan dinasti politik karena anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kini menjabat ketua umum partai.

“Sekarang proses regenerasi. Orang melihat SBY sudah selesai kan, dua kali masa jabatan enggak mungkin lagi, maka kita sedang melakukan regenerasi di kepemimpinan Partai Demokrat,” kata Andi dalam diskusi Polemik Trijaya, Sabtu, 6 Maret 2021.

Andi mengatakan, dalam proses regenerasi itu kebetulan ada sosok anak muda dan menyandang nama Yudhoyono. Bahkan, menurut mantan Menpora itu, nama AHY selalu muncul di berbagai polling sebagai kader Demokrat yang populer.

“Ini mau bilang apa dia lahir dengan nama Yudhoyono. Tapi publik melihatnya di polling. Buka saja deh polling manapun ada enggak kader Demokrat lain yang muncul selain AHY? Ya enggak ada,” katanya.

Andi juga membantah bahwa AHY berada di puncak kepengurusan partai tanpa mendaki dari bawah. Ia menuturkan, AHY pada 2017 diminta maju sebagai calon gubernur DKI, padahal masih menjadi tentara aktif. AHY pun mundur dan mengikuti Pilkada DKI 2017. Meski kalah, AHY menjadi pengurus di partai hingga sebelum Pemilu 2019 diangkat sebagai Ketua Kogasma yang bertugas memenangkan Partai Demokrat.

“Keliling seluruh Indonesia. Orang lihat di antara kader-kader Demokrat yang paling tinggi pollingnya ya AHY. Bandingkan lah semua kader Demokrat, termasuk Max Sopacua, Jhoni Allen Marbun, bandingkan mereka dengan AHY ya bagaikan langit dengan apa ya,” ujarnya.

Anggota Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Sri Mulyono, sebelumnya mengatakan bahwa kongres luar biasa atau KLB Demokrat di Deli Serdang terjadi karena SBY terlalu dinasti dan mementingkan keluarga.

Menurut dia, banyak kader senior yang sudah berdarah-darah mengantarkan SBY sampai jadi presiden. “Namun mereka disingkirkan keluarga SBY dan kroni-kroninya,” kata Mulyono.






Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

1 jam lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

12 jam lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

12 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

13 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

14 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

15 jam lalu

NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

Partai NasDem menyebut pengumuman koalisi dan calon presiden yang akan diusung partai itu akan dilakukan pada 10 November 2022.


Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

17 jam lalu

Koalisi PKS, NasDem dan Demokrat Diprediksi Alot Tentukan Cawapres

PKS, NasDem dan Demokrat disebut bisa sepakat soal Anies Baswedan sebagai capres, tetapi alot dalam menentukan siapa pendampingnya.


Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

18 jam lalu

Soal Peluang Anies Baswedan Jadi Capres, Ini Kata PKS

PKS tak membantah soal nama Anies Baswedan yang akan mereka usung sebagai calon presiden bersama NasDem dan Demokrat.


NasDem 90 Persen Usung Anies Baswedan, Koalisi Diumumkan November Mendatang

18 jam lalu

NasDem 90 Persen Usung Anies Baswedan, Koalisi Diumumkan November Mendatang

Anies Baswedan disebut sebagai calon presiden yang paling berpeluang untuk diusung oleh koalisi NasDem, Demokrat dan PKS.


NasDem Sebut Koalisi dengan PKS dan Demokrat Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

2 hari lalu

NasDem Sebut Koalisi dengan PKS dan Demokrat Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Partai NasDem dan calon mitra koalisinya memilih berhati-hati daripada terburu-buru dalam meresmikan koalisi.