Dua Kubu Pro dan Kontra KLB Demokrat Bentrok

Suasana KLB Demokrat di Deli Serdang, Jumat, 5 Maret 2021 (Dok. Istimewa)

TEMPO.CO, Medan - Dua kubu massa pendukung dan penolak Kongres Luar Biasa Partai Demokrat (KLB Demokrat) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara terlibat bentrok di Jalan Lintas Medan-Sibolangit, Jumat, 5 Maret 2021 menjelang pembukaan KLB. 

Massa pendukung kubu Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dipaksa menjauh dari lokasi KLB di The Hill, Green Hill Sibolangit.

"Saya di sini bersama pengurus Bintang Muda Indonesia (BMI). Kami diserang sekelompok orang." kata Bendahara Umum BMI Gomgom Jadiaman Sihombing kepada Tempo, Jumat 5 Maret 2021.

Sebuah video penyerangan terhadap pendukung AHY berdurasi 04 menit 53 detik diterima Tempo. Dalam video itu sekelompok pemuda berseragam loreng mirip loreng Pemuda Pancasila memaksa kader Partai Demokrat dan pengurus BMI membubarkan diri. 

Sebelum bentrokan terjadi, kedua kubu berada dalam posisi terpisah. Massa pendukung KLB berada di depan pintu The Hill Sibolangit. Sedangkan massa penolak KLB berada di kawasan pom bensin yang berada tak jauh dari lokasi KLB.

"Saya belum mengetahui ada bentrok karena akan segera membuka KLB." kata Max Sopacua, penggagas KLB. 

Sebelumnya kader Partai Demokrat berangkat dari Kantor Partai Demokrat  di Jalan Gatot Subroto Medan. Pelaksana tugas Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu mengatakan, kader Demokrat akan menghadang peserta KLB Demokrat. "Itu KLB abal - abal. Kami akan kesana untuk membubarkannya." kata Herri.






Komponen Mobil Listrik Masih Impor, Moeldoko Minta BRIN Kembangkan Produk Lokal

21 jam lalu

Komponen Mobil Listrik Masih Impor, Moeldoko Minta BRIN Kembangkan Produk Lokal

Ketua Periklindo Moeldoko mengatakan komponen impor membuat produksi dan harga mobil listrik menjadi mahal. BRIN sedang melakukan riset.


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

1 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

1 hari lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

1 hari lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

1 hari lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

1 hari lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

1 hari lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Taruna, Moeldoko: Prajurit untuk Perang, Bukan Berbaris

1 hari lalu

Andika Perkasa Revisi Aturan Penerimaan Taruna, Moeldoko: Prajurit untuk Perang, Bukan Berbaris

Moeldoko mendukung langkah Panglima TNi Jenderal Andika Perkasa yang mengubah batas minimal tinggi tubuh calon taruna dan taruni Akmil.


Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

1 hari lalu

Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe harus kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

1 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.