Desak Polisi Bubarkan KLB, Hinca: Pak SBY - AHY Minta Negara Lindungi Demokrat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di depan rumah calon presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Juni 2019. TEMPO/Putri.

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di depan rumah calon presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Juni 2019. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Demokrat Hinca Pandjaitan XIII meminta polisi membubarkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai yang akan digelar hari ini, Jumat, 5 Maret 2021. Berdasarkan informasi, Kongres ini akan digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara.

    Hinca mengatakan penyelenggaraan Kongres ini ilegal. Sebab, kata dia, tak ada izin dari kepolisian. "Maka negara (polisi) harus membubarkannya demi hukum. Jika tidak dibubarkan, maka negara membiarkan pelanggaran hukum itu," kata Hinca lewat keterangan tertulis pada Kamis, 4 Maret 2021.

    Jika tidak dibubarkan, kata dia, polisi dan istana telah melakukan pembiaran pelanggaran hukum dan perusakan demokrasi secara permanen.

    Baca: Peserta KLB Sempat Pertanyakan Ketersediaan Uang Saku dan Ongkos

    Pada masa Pandemi Covid19 ini, kata dia, saat semua mengelola masalah ini dengan sungguh-sungguh dan mengutamakan keselamatan dan kesehatan manusia, maka penyelenggaraan Kongres yang ilegal itu harus dihentikan karena telah melanggar hukum dan melanggar protokol kesehatan.

    "Pak SBY, mas AHY sebagai Ketum PD dan semua kader Partai Demokrat menuntut keadilan dari negara yang harusnya melindungi Partai yang secara sah diakui negara," kata Hinca. Apalagi, kepengerusan yang sah ini sudah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM. 

    "Ini (KLB Partai Demokrat) adalah kematian demokrasi yang diinginkan negara. Ini berbahaya dan mengancam kehidupan kita berbangsa dan bernegara," kata Hinca.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.