9 Orang Jadi Tersangka Perusakan Kantor dan Kediaman Bupati Asmat

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah polisi melakukan pengamanan pascakerusuhan oleh massa yang menolak pelantikan Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo di Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Rabu, 3 Maret 2021. Massa yang menolak pelantikan tersebut, merusak kantor bupati, sejumlah bangunan dan pertokoan di Agats saat memprotes pelantikan bupati petahana tersebut. ANTARA/Alexander Lefteuw

    Sejumlah polisi melakukan pengamanan pascakerusuhan oleh massa yang menolak pelantikan Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo di Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Rabu, 3 Maret 2021. Massa yang menolak pelantikan tersebut, merusak kantor bupati, sejumlah bangunan dan pertokoan di Agats saat memprotes pelantikan bupati petahana tersebut. ANTARA/Alexander Lefteuw

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian menetapkan sembilan orang sebagai tersangka kasus perusakan kantor dan kediaman Bupati Asmat pada Kamis, 4 Maret 2021. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Asmat memeriksa 11 orang yang ditangkap usai kejadian.

    "Adapun untuk kasus perusakan itu berawal ketika acara pelantikan daring Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asmat dilaksanakan pada 3 Maret 2021," ujar Kamal melalui keterangan tertulis pada Kamis, 4 Maret 2021. 

    Sekitar pukul 12.28 WIB personel yang melaksanakan pengamanan di Kantor Kominfo mendapat laporan dari pegawai di Kantor Bupati Asmat bahwa ada sekelompok massa membuat keributan karena menolak hasil Pilkada di Kabupaten Asmat. 

    Massa yang tidak terima dengan hasil tersebut kemudian melakukan orasi di Kantor KPU dan Bawaslu Kabupaten Asmat. "Massa kemudian kembali ke kantor Bupati Kabupaten Asmat dan langsung melakukan tindakan anarkis dengan merusak Gedung Aula Ja Asamanam Ap Camar, Kantor KPU Kabupaten Asmat dan kediaman Bupati Asmat," kata Kamal. 

    Selain itu, massa juga merusak sejumlah ruko serta kios di sepanjang jalan Yos Sudarso Agats dan melakukan penjarahan.

    Saat ini, kesembilan tersangka perusakan kantor Bupati Asmat telah ditahan di Rumah Tahanan Markas Kepolisian Resor Asmat. "Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang," ucap Kamal. 

    Baca juga: KPU dan Kemenkes Teken Kerja Sama Penggunaan Data Pemilu untuk Vaksinasi

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.