Ridwan Kamil Dukung AHY: Jangan Diganggu-ganggu, Kasihan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jabar Atalia Ridwan Kamil meninjau Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan serta Gereja Pantekosta di Indonesia Padalarang, KBB, Sabtu (30/5/20). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jabar Atalia Ridwan Kamil meninjau Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan serta Gereja Pantekosta di Indonesia Padalarang, KBB, Sabtu (30/5/20). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dirinya sangat menghormati dan mendukung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Ridwan menganggap AHY adalah salah satu pemimpin yang satu generasi dengan dirinya.

    "Mendukung, beliau adalah salah satu pemimpin di generasi saya kan. Saya mah seneng, jangan diganggu-ganggu lah, kasihan," kata Ridwan kepada wartawan, Kamis, 4 Maret 2021. Tempo memperoleh rekaman suara Ridwan Kamil dari Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    Hal ini disampaikan Ridwan Kamil menanggapi namanya yang diklaim masuk dalam bursa calon ketua umum Partai Demokrat lewat kongres luar biasa. Menurut Ridwan, ia tak pernah dihubungi atau mendapatkan undangan dari pihak yang hendak menggelar KLB Demokrat.

    Ia mengaku mendapat informasi ihwal namanya yang disebut-sebut itu melalui pemberitaan media. "Intinya saya sangat menghormati kepemimpinan Pak AHY, ya, sehingga saya intinya mah kaget, kok, nama saya dibawa-bawa, disebutkan," kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil pun agar masalah yang dihadapi AHY dan Partai Demokrat cepat rampung. "Kalau dari kaca mata awam saya mendoakan Pak AHY selalu sukses lancar memimpin Demokrat tanpa ada dinamika yang tidak perlu, kasihan itu," kata Ridwan.

    Salah satu panitia KLB Partai Demokrat, Ilal Ferhard, sebelumnya mengklaim Ridwan Kamil masuk dalam bursa calon ketua umum. Dia mengirimkan poster berisi foto Ridwan Kamil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Purn) Idham Azis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto