Marzuki Alie Laporkan AHY dan 4 Pengurus Demokrat ke Bareskrim

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuasa hukum Marzuki Alie, Rusdiansyah, tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan untuk melaporkan sejumlah politikus Partai Demokrat, Kamis, 4 Maret 2021. Tempo/Andita Rahma

    Kuasa hukum Marzuki Alie, Rusdiansyah, tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan untuk melaporkan sejumlah politikus Partai Demokrat, Kamis, 4 Maret 2021. Tempo/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie melaporkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta empat pengurus Partai Demokrat lainnya ke Badan Reserse Kriminal Polri pada hari ini, 4 Maret 2021. 

    Marzuki, yang diwakili pengacaranya, Rusdiansyah, tiba sekitar pukul 11.45 WIB. Ia mengatakan, pelaporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik kliennya yang disebut terlibat dalam kudeta Partai. 

    "Maksud tujuan Pak Marzuki melapor karena satu, beliau dituduh melakukan upaya kudeta terhadap kepemimpinan (AHY). Sampai detik ini pihak penuduh belum bisa membuktikan di mana kapan dengan siapa Pak Marzuki melakukan kudeta," ucap Rusdiansyah. 

    Selain itu, alasan Marzuki melaporkan lantaran ada juga yang menyebut Marzuki diberhentikan secara tidak hormat dari partai karena berkhianat. "Padahal faktanya beliau di dalam surat pemecatannya hanya diberhentikan dengan tetap karena melanggar kode etik, tidak ada karena pengkhianatan, tidak ada dipecat dengan tidak hormat," ujar Rusdiansyah.

    Menurut Rusdiansyah, Marzuki sudah sejak awal meminta agar tak ada yang melontarkan fitnah terhadap dirinya. Marzuki juga berharap para politikus Demokrat untuk mengklarifikasi langsung informasi yang ada. "Beliau tidak ingin memenjarakan orang, tapi beliau ingin ada kepastian terhadap tuduhan-tuduhan yang disampaikan," kata Rusdiansyah. 

    Menurut cacatan Tempo, Marzuki Alie sebelumnya pernah menyatakan keberatan atas pernyataan politikus Demokrat Syarief Hasan dan Rachland Nashidik. Keduanya sempat menyebut Marzuki terlibat dalam upaya kudeta Partai Demokrat.

    Pada 26 Februari lalu, Partai Demokrat memberhentikan Marzuki Alie secara tidak hormat. Ia dinilai melanggar etik karena pernyataannya di media yang dianggap menyatakan kebencian dan permusuhan kepada Partai.

    Baca juga: Eks Ketum Demokrat Minta Senior Tak Ganggu Keutuhan Partai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.