Kabareskrim Tegaskan akan SP3 6 Laskar FPI yang Jadi Tersangka

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin, 14 Desember 2020. Rekonstruksi tersebut memperagakan 58 adegan kasus penembakan enam anggota laskar FPI di tol Jakarta - Cikampek KM 50 di empat titik kejadian perkara. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Agus Andrianto mengatakan akan menghentikan penyidikan atau SP3 kasus kilometer 50. Dalam kasus itu, 6 laskar FPI ditetapkan menjadi tersangka. “Nanti kami SP3,” kata Agus seusai kunjungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021.

Agus mengatakan kasus tersebut di SP3 karena para tersangka sudah meninggal.

Dia menjelaskan alasan Bareskrim menetapkan keenam orang itu menjadi tersangka. Menurut dia, penetapan tersangka dilakukan karena dalam setiap kasus harus ada pertanggungjawaban hukum.

“Untuk pertanggungjawaban hukumnya harus ada, artinya bahwa proses terhadap perbuatan awal kejadian itu tetap kami proses,” ujar dia.

Sementara untuk dugaan unlawfull killing, Agus mengatakan telah memulai penyidikan.

Kabareskrim mengatakan sudah ada gelar perkara pertama dengan Kejaksaan Agung soal unlawfull killing 6 laskar FPI. “Seluruh proses berjalan dengan pengawasan dari kejaksaan yang nanti akan melakukan penuntutan,” kata dia.

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Penetapan Tersangka 6 Laskar FPI yang Tewas Berlebihan






Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

2 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

2 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

2 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Wakil Ketua KPK Sebut Penyidikan Kasus Lukas Enembe Bisa Dihentikan Jika...., Kok Bisa?

2 hari lalu

Wakil Ketua KPK Sebut Penyidikan Kasus Lukas Enembe Bisa Dihentikan Jika...., Kok Bisa?

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebutkan penyidikan kasus Gubernur Papua Lukas Enembe dapat dihentikan atau SP3, jika....


Deolipa Yumara Ingatkan Bharada E dan Kabareskrim, Jangan Sepelekan Advokat

3 hari lalu

Deolipa Yumara Ingatkan Bharada E dan Kabareskrim, Jangan Sepelekan Advokat

Deolipa Yumara berharap Bharada E dan Kabareskrim Agus Andrianto hadir dalam persidangan gugatan di PN Jakarta Selatan pada pekan depan.


Deolipa Yumara Gugat Kabareskrim, Sidang Kembali Ditunda karena Agus Andrianto Absen

4 hari lalu

Deolipa Yumara Gugat Kabareskrim, Sidang Kembali Ditunda karena Agus Andrianto Absen

Sidang gugatan Deolipa Yumara terhadap Bharada E dan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto ditunda hingga pekan depan.


Lokasi KM 50 TKP Tewasnya 6 Laskar FPI, Dulu Ada Rest Area di Sana

8 hari lalu

Lokasi KM 50 TKP Tewasnya 6 Laskar FPI, Dulu Ada Rest Area di Sana

Lokasi penembakan 6 laskar FPI terjadi di KM 50. TKP ini masih menyisakan pertanyaan, karena rest area di sana pun ditutup.


Kasus KM 50 Berbuntut: Apa Itu Vonis Bebas dalam Hukum Pidana

9 hari lalu

Kasus KM 50 Berbuntut: Apa Itu Vonis Bebas dalam Hukum Pidana

Dua polisi terdakwa di kasus KM 50 itu, Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, tetap di vonis lepas. Di hukum pidana ada pula vonis bebas.


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

10 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .


Komnas HAM soal Film Dokumenter Kilometer 50: Pengingat Unlawful Killing oleh Polisi

10 hari lalu

Komnas HAM soal Film Dokumenter Kilometer 50: Pengingat Unlawful Killing oleh Polisi

Komnas HAM turut mengomentari peluncuran film dokumenter Kilometer 50 oleh TV Tempo dan Tempo.co.