Kemenkes Mulai Vaksinasi Ulama, 250 Orang Divaksin di MUI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hadir dalam acara vaksinasi bagi ulama, di Kantor Pusat MUI, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Maret 2021. Tempo/Egi Adyatama

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hadir dalam acara vaksinasi bagi ulama, di Kantor Pusat MUI, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Maret 2021. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mulai memberikan vaksinasi pada ulama pada periode kedua vaksinasi. Pada Rabu, 3 Maret 2021, sebanyak 250 orang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima vaksin di Kantor Pusat MUI, di Jakarta Pusat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hadir langsung untuk meninjau vaksinasi tersebut.

    "Di majelis ulama pimpinannya hari ini semuanya divaksin. Kalau pimpinannya sudah divaksin berarti bertanggung jawab dunia akhirat. Duniawi kita berupaya kita harus berupaya, Allah yang menakdirkan. Kami sudah mengatakan halal, di hadapan Allah yang bertanggung jawab MUI," kata Ketua MUI Bidang Dakwah Cholil Nafis, usai divaksin.

    Cholil mengatakan untuk tahap awal ada 250 orang yang terdiri dari ulama dan pengurus MUI yang divaksin. Mereka terdiri dari pimpinan MUI, hingga pimpinan komisi. Untuk tahap kedua, akan ada 250 orang lain, hingga total akan ada 500 orang yang akan menerima vaksin Covid-19.

    Muhammad Ziyad, Wakil Sekretariat Jenderal MUI, mengatakan dalam daftar vaksinasi hari ini, terdapat pula keluarga ulama.

    "(Keluarga) termasuk. Dengan istrinya juga daftarkan. Kita ingin kirim pesan bahwa ulama sudah divaksin. Maka umat, ayo divaksin. Halal, aman," kata Ziyad.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya berterima kasih pada para ulama. Ia berharap vaksinasi ini bisa berjalan dengan lebih cepat.

    "Mudah-mudahan bisa membangun gerakan vaksinasi untuk Indonesia, dan tolong didukung agar semua teman-teman semua rakyat ini merasa nyaman dan aman," kata Budi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.