SBY - AHY Diserang, Demokrat Minta Kader Pecatan Tak Baper

Logo Partai Demokrat

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat menanggapi serangan sejumlah kader senior terhadap Ketua Majelis Tinggi Partai dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono. Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai serangan itu hanya suara sumbang dari orang-orang yang dipecat.

"Jangan baperlah. Mereka kan bukan kader kami lagi, jangan lagi bawa-bawa nama Partai Demokrat," kata Herzaky dalam keterangannya, Senin, 1 Maret 2021.

Serangan terhadap SBY dan AHY itu sebelumnya dilontarkan di antaranya oleh Jhoni Allen Marbun, Yus Sudarso, dan Darmizal. Mereka, misalnya, menyebut SBY tak berdarah-darah mendirikan Demokrat dan AHY tak layak memimpin partai.

Pekan , ketiganya dipecat oleh Partai Demokrat, bersama empat orang lainnya. Herzaky mengatakan, mereka dipecat karena tindakan terlibat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. Partai juga meyakini mereka bekerja sama dengan oknum yang melakukan penyalahgunaan kekuasaan serta mencederai demokrasi.

Baca: Demokrat Terima Informasi KLB Kudeta AHY akan Digelar di Bali

Herzaky mengklaim kader Demokrat solid di bawah kepemimpinan AHY. Ia menyebut banyak kader di pusat maupun daerah yang senang karena para pelaku gerakan pengambilalihan kepemimpinan Demokrat itu telah dipecat.

Herzaky juga memastikan kongres luar biasa yang bakal digelar para pelaku gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat itu bersifat inkonstitusional dan ilegal. Dia membeberkan, KLB harus disetujui oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang diketuai SBY dengan AHY sebagai wakilnya. "Masa Mas AHY mau mengkudeta diri sendiri?" kata Herzaky.

Selain itu, Herzaky mengatakan ada syarat permintaan dari dua pertiga dari 34 DPD dan setengah dari 514 DPC. Sedangkan, dia mengklaim, seluruh DPC dan DPD sudah menyatakan setia kepada AHY serta menolak KLB. Jika KLB tetap terselenggara, Herzaky menyebut acara itu dipastikan ilegal sebab yang hadir bukan pemilik suara sah. "Alias KLB bodong ini namanya," ucapnya.

Herzaky lantas meminta kader-kader Demokrat yang baru saja dipecat itu tak mengumbar pesan tak jelas. Ia meminta mereka tak membuat kisruh dan merusak demokrasi. Herzaky mengklaim Demokrat saat ini tengah fokus bekerja membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan bencana alam. "Tidak perlu meladeni pepesan kosong dari mantan kader yang baru saja kami pecat," ujar Herzaky.

BUDIARTI UTAMI PUTRI






Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

21 jam lalu

Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan memutuskan mencabut izin pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Ia mengeluarkan peraturan gubernur.


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

1 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

1 hari lalu

Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

Turnamen golf Indonesian Masters 2022 akan diadakan 1-4 Desember 2022. Terakhir diadakan pada 2019.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

1 hari lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

1 hari lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

1 hari lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

1 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

1 hari lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

1 hari lalu

NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

Partai NasDem menyebut pengumuman koalisi dan calon presiden yang akan diusung partai itu akan dilakukan pada 10 November 2022.