Prakiraan Cuaca BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang Hingga 2 Maret

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) memantau monitor prakiraan cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya di gedung BMKG, Jakarta. TEMPO/Subekti

    Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau monitor prakiraan cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya di gedung BMKG, Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG merilis pamflet berisi informasi data Peringatan Dini Cuaca untuk 28 Februari sampai 02 Maret 2021, informasi tersebut memuat rangkuman perkiraan cuaca yang akan terjadi selama tiga hari ke depan di beberapa provinsi di Indonesia. Pamflet itu diunggah lewat akun @InfoBMKG pada Minggu, 28 Februari 2021, pukul 13.40 WIB.

    Sesuai keterangan di gambar itu, disebutkan bahwa Minggu, 28 Februari 2021 untuk wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang meliputi Pulau Sumatra bagian barat, tengah dan selatan yakni Provinsi Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan dan Lampung. Sementara bagian Pulau Jawa meliputi seluruh provinsi dari Banten hingga Jawa Timur, kecuali DKI Jakarta. Dua provinsi di Kepulauan Nusa Tenggara, Nusa Tenggara Barat dan Timur juga diperkirakan akan terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang hari ini.

    Di Kepulauan Bone, daerah yang diperkirakan akan terjadi hujan lebat dengan potensi kilat dan angin kencang meliputi provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Pulau Sulawesi meliputi wilayah provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara serta Kepulauan Maluku dan Provinsi Papua juga diperkirakan akan terjadi hujan lebat berpotensi petir dan angin kencang.

    Prakiraan cuaca untuk wilayah yang berpotensi hujan lebat dapat disertai petir dan kilat serta angin kencang  Senin, 01 Maret 2021 meliputi empat wilayah di Sumatra yaitu provinsi Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan dan Lampung. Pulau Jawa meliputi provinsi Banten, Jawa Barat, Jawab Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Sama seperti hari ini, perkiraan cuaca untuk Nusa Tenggara Barat akan hujan lebat, namun tidak dengan Nusa Tenggara Timur.

    Untuk wilayah Kalimantan yang berpotensi hujan lebat yaitu provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Sementara di Kepulauan Sulawesi hanya provinsi Sulawesi Tengah, juga Provinsi Papua dan Papua barat diperkirakan akan berpotensi hujan lebat dapat disertai petir dan kilat dengan angin kencang.

    Provinsi yang diperkirakan mendapatkan curah hujan lebat hari berikutnya, Selasa, 02 Februari 2021 yaitu meliputi beberapa daerah di Aceh, Jambi, Sumatra Selatan, dan Lampung. Sementara Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur diperkirakan akan hujan lebat seperti hari sebelumnya, demikian juga dengan wilayah Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Provinsi Papua. Sulawesi Tenggara juga diperkirakan akan hujan lebat pada Selasa nanti.

    Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang hari ini terjadi di dua wilayah provinsi Bali dan Papua Barat pada hari ini.

    Sedangkan untukSenin, 01 Maret 2021, prakiraan cuaca BMKG menyebut Bengkulu, Jambi, DKI Jakarta, Bali, dan Kalimantan Selatan, wilayah Kepulauan Sulawesi meliputi provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, serta Maluku Utara diperkirakan akan berpotensi hujan tetapi tidak lebat. Pada Selasa nanti, 02 Maret 2021, diperkirakan akan terjadi hujan di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Selatan, Gorontalo dan Papua Barat.

    HENDRIK KHOIRUL MUHID

    Baca juga: Intip 5 Balkondes dengan Konsep Menarik di Kawasan Candi Borobudur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.