Menkes Targetkan 21 Juta Lansia Selesai Vaksinasi Covid-19 Hingga Akhir Juni

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi menyebut, secara nasional ada 21 juta penduduk lanjut usia atau lansia yang terdata menjadi sasaran vaksinasi. Adapun vaksinasi Covid-19 bagi lansia ini ditargetkan selesai pada akhir Juni 2021.

    “Nah, untuk bisa menyuntik lansia yang jumlahnya sekitar 21 juta ini sampai akhir Juni, kami perlu banyak dukungan di masyarakat agar program pemerintah ini berjalan lancar,” kata Budi dikutip dari laman resmi Kemenkes, Ahad, 28 Februari 2021.

    Kelompok lansia menjadi prioritas utama vaksinasi di tahap kedua ini. Sebab, lansia adalah golongan yang memiliki risiko kematian akibat Covid-19 yang tinggi.

    Budi merinci, vaksinasi tahap kedua yang menyasar lansia dan petugas pelayanan publik ini targetnya ada 38 juta orang dengan 76 juta suntikan sampai akhir Juni. Ia menyebut, target bertahap ini ditetapkan lantaran ada keterbatasan pasokan vaksin yang didapatkan pemerintah dari produsen. 

    Baca juga: Vaksinasi Lansia Difokuskan di DKI dan Ibu Kota Provinsi

    “Masalahnya ada di suplai vaksinnya karena rebutan di seluruh dunia. Banyak negara yang belum kebagian vaksin, negara besar seperti Australia dan Jepang baru akan mulai vaksinasi Covid-19. Kita bersyukur kita sudah dapat vaksinnya, namun karena populasi kita banyak jadi disuntiknya bertahap,” ujar Budi Gunadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto