Demokrat Belum Berpikir Gabung Konvensi NasDem, Tapi Terbuka Jajaki Koalisi

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem Jan Darmadi (ketiga kiri), Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Siswono Yudo Husodo (kanan) dan Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate (kedua kanan) menghadiri pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat 8 November 2019. Kongres II Partai NasDem yang digelar 8-11 November itu mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan partainya terbuka untuk menjajaki koalisi untuk mengusung calon presiden 2024. Hal ini disampaikan Kamhar menanggapi rencana Partai NasDem menggelar konvensi bersama untuk menjaring calon presiden yang bakal diusung di Pilpres 2024.

Meski begitu, Kamhar mengatakan Demokrat belum berpikir untuk mengikuti konvensi bersama yang digagas NasDem itu. Ia mengatakan Demokrat kini masih berfokus pada agenda konsolidasi internal partai.

"Partai Demokrat membuka diri untuk membangun koalisi, namun saat ini belum sampai pada tahap itu," ujar Kamhar kepada Tempo, Jumat, 26 Februari 2021.

Kamhar mengatakan, untuk membangun koalisi diperlukan pendalaman lebih jauh ihwal figur yang bakal diusung, platform perjuangan, visi misi, dan lainnya. Ia mengakui koalisi adalah keniscayaan untuk bisa memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold di pilpres mendatang.

Kamhar juga berujar Demokrat belum terpikir untuk menggelar konvensi calon presiden sendiri, seperti yang pernah dilakukan partai berlambang mercy ini pada 2014. Ia menyebut Demokrat memiliki mekanisme sendiri dalam menjaring calon presiden. Keputusan itu, kata dia, menjadi domain Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketahui Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun Kamhar mengklaim Demokrat optimis menyongsong pemilu 2024. Ia mengatakan partai mengalami tren kenaikan suara seperti yang terpotret menurut hasil sejumlah survei. Dia juga merujuk capaian Demokrat di Pilkada 2020 yang melebihi target. Menurut Kamhar, ini tak terlepas dari kepemimpinan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Ini menjadi modal penting bagi Partai Demokrat apalagi kami telah memiliki figur internal yang potensial," ujar dia.

Partai NasDem sebelumnya mengumumkan rencana menggelar konvensi calon presiden 2024 pada tahun depan. Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan partainya akan membangun koalisi terlebih dulu demi memastikan pemenang konvensi mendapat tiket untuk maju Pilpres 2024.

"NasDem hanya akan melakukan konvensi dengan terlebih dahulu memastikan tiket presidential threshold terpenuhi," kata Johnny dalam konferensi pers, Kamis, 25 Februari 2021.

Untuk dapat mengajukan calon presiden, partai atau gabungan partai harus memiliki 20 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. Adapun NasDem hanya memiliki 9,05 persen.






Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

9 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

Mahfud MD menjamin pemeriksaan Lukas Enembe sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, termasuk memberikan perlindungan hukum kepadanya jika tak salah


Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

12 jam lalu

Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

Komnas HAM membentuk tim pemantauan pemenuhan hak konstitusional warga negara untuk Pemilu 2024.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

20 jam lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Bakal Diusung NasDem, PKS, dan Demokrat Jadi Capres, Anies Baswedan: Saya Urus Jakarta Dulu

1 hari lalu

Bakal Diusung NasDem, PKS, dan Demokrat Jadi Capres, Anies Baswedan: Saya Urus Jakarta Dulu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau berbicara banyak soal rencana Partai Demokrat, PKS, hingga NasDem yang bakal mendukungnya jadi Capres 2024


Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

1 hari lalu

Rapat Paripurna APBN 2023 Usai, Sri Mulyani: Salam Restorasi, Demokrat Bersama Rakyat

Sri Mulyani Indrawati membuat ruang sidang rapat paripurna DPR RI, hari ini, Kamis, 29 September 2022 riuh.


PKS Solo Usul DPP Tegaskan Dukungan untuk Anies Baswedan Jadi Capres

1 hari lalu

PKS Solo Usul DPP Tegaskan Dukungan untuk Anies Baswedan Jadi Capres

Daryono mengungkapkan, menguatnya dukungan terhadap Anies Baswedan itu datang dari berbagai elemen masyarakat


MK Tolak Gugatan Soal Presidential Threshold, PKS: Kami Hormati, meski Kecewa

1 hari lalu

MK Tolak Gugatan Soal Presidential Threshold, PKS: Kami Hormati, meski Kecewa

Aboe mengatakan gugatan yang diajukan PKS soal Presidential Threshold kepada MK merupakan bentuk kegelisahan terhadap kondisi demokrasi Indonesia.


Jelang Pemilu 2024, Pengamat Soroti soal Antisipasi Kecurangan dan Pengiriman Logistik

1 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Pengamat Soroti soal Antisipasi Kecurangan dan Pengiriman Logistik

Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago mengutarakan pendapatnya tentang beberapa hal yang harus diperhatikan menjelang pelaksanaan pemilu 2024.


Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

1 hari lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


Usai Bertemu Pengurus Kosgoro, Ridwan Kamil Segera Putuskan Gabung ke Parpol

1 hari lalu

Usai Bertemu Pengurus Kosgoro, Ridwan Kamil Segera Putuskan Gabung ke Parpol

Wantimpres Agung Laksono memberikan sejumlah nasihat kepada Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil soal karier politiknya