Kejagung Ungkap Alasan Menuntut Hari Prasetyo Seumur Hidup di Kasus Jiwasraya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mengamati karangan bunga di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020. Sejumlah karangan bunga itu juga sebagai bentuk apresiasi warga atas penyelesaian kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero). TEMPO/Muhammad Hidayat

    Pengendara mengamati karangan bunga di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020. Sejumlah karangan bunga itu juga sebagai bentuk apresiasi warga atas penyelesaian kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero). TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung mengemukakan alasan mengapa menuntut Hari Prasetyo, terdakwa dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, dengan hukuman pidana penjara seumur hidup.

    "Perannya dia terbukti dominan makanya seumur hidup," ucap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Ali Mukartono di kantornya, Jakarta Selatan, kepada Tempo pada Jumat, 26 Februari 2021.

    Sebagaimana diketahui, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 itu dituntut dan divonis penjara seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi. Ia terbukti melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp 16,807 triliun.

    Hari juga didenda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Atas putusan tersebut, ia kemudian menyatakan banding.

    Terkabul, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong vonis Hari Prasetyo menjadi 20 tahun penjara.

    "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 20 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar. Jika denda tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 4 bulan," demikian bunyi putusan yang dikutip dari laman PT DKI Jakarta soal vonis terpidana Jiwasraya itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.