Beredar Info Puluhan Wartawan Terkapar Setelah Vaksinasi, Kemenkes: Tak Benar

Reporter

Editor

Amirullah

Seorang wartawan disuntik vaksin COVID-19 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Februari 2021. Sebanyak 5.500 awak media di Jakarta akan menerima vaksin COVID-19 secara bertahap. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pesan WhatsApp yang menyebut ada puluhan wartawan terkapar setelah divaksin adalah infomasi yang tidak benar.

"Kami sampaikan informasi yang beredar di Whatsapp group maupun media sosial ini tidak benar," kata Nadia dalam keterangan video, Jumat, 26 Februari 2021.

Nadia mengatakan, pasca penyuntikan vaksin Covid-19 hari ini, terdapat 5 awak media yang diobservasi karena merasakan ada keluhan efek samping. Namun, kelima awak media itu sudah kembali ke rumah masing-masing dan dalam kondisi sehat.

Menurut Nadia, dalam pemeriksaan kepada 5 awak media itu diketahui bahwa mereka tidak sarapan atau makan siang sebelum vaksinasi. Selain itu, mereka tidak cukup beristirahat pada malam hari sebelumnya saat esok hari akan mendapatkan vaksinasi.

"Sehingga kami imbau awak media yang akan mendapat vaksinasi besok hari untuk istirahat yang cukup dan melakukan sarapan sebelum mendatangi lokasi vaksinasi," ujarnya.

Sebelumnya dalam pesan WhatsApp yang beredar tertulis:
"Teman-teman, barusan saya ditelepon jubir Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmidzi. Atas izin Banghab, punten saya menyampaikan pesan beliau ya: dr Nadia melapor hari ini puluhan wartawan terkapar setelah divaksin. Ada yang pusing keliyengan dan mual-mual sampai pingsan."

Dalam pesan itu juga menyebut bahwa puluhan wartawan dibawa ke rumah sakit untuk diobservasi. Setelah dicek, banyak wartawan begadang, tidur di atas jam 22.00 dan berpengaruh ke metabolisme tubuh yang mau divaksin.

Pesan tersebut juga menuliskan bahwa banyak wartawan tidak sarapan proper karena keinginan cepat datang dan cepat selesai vaksinasi. Juga banyak wartawan ketakutan dan cemas saat mengantre.






Najwa Shihab Bantah Lembek ke Anies Baswedan

9 jam lalu

Najwa Shihab Bantah Lembek ke Anies Baswedan

Founder Narasi, Najwa Shihab, mengatakan sering mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam program-programnya


Hari Rabies Sedunia, Kementan Gelar Vaksinasi Hewan Gratis di Bali

15 jam lalu

Hari Rabies Sedunia, Kementan Gelar Vaksinasi Hewan Gratis di Bali

Kementerian Pertanian (Kementan) perkuat pengendalian Rabies di Provinsi Bali dengan melakukan gerakan vaksinasi hewan secara massal


Mulai 1 Oktober, Wisatawan ke Thailand Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksin dan Tes Covid-19

2 hari lalu

Mulai 1 Oktober, Wisatawan ke Thailand Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksin dan Tes Covid-19

Sejak pandemi, Thailand secara bertahap membuka kembali pariwisata internasional mulai Juli 2021 dengan program khusus.


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

3 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pendiri Majalah Tempo Goenawan Mohamad Raih Penghargaan The Japan Foundation Awards 2022

3 hari lalu

Pendiri Majalah Tempo Goenawan Mohamad Raih Penghargaan The Japan Foundation Awards 2022

Goenawan Mohamad menjadi salah seorang penerima The Japan Foundation Awards 2022. Begini profil GM, pendiri Majalah Tempo.


KKJ: Peretasan terhadap Redaksi Narasi Adalah Pelanggaran HAM Serius

4 hari lalu

KKJ: Peretasan terhadap Redaksi Narasi Adalah Pelanggaran HAM Serius

KKJ menilai peretasan terhadap puluhan awak redaksi Narasi mengancam kebebasan pers.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

5 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

11 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

11 hari lalu

Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

Vaksinasi adalah cara yang tepat untuk mencegah penyebaran hepatitis. Berikut beberapa orang yang wajib menerima vaksin hepatitis A dan hepatitis B.


Hafisz Tohir Menilai KWP Punya Andil Besar Sukseskan P20

13 hari lalu

Hafisz Tohir Menilai KWP Punya Andil Besar Sukseskan P20

Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) harus mengambil peranan untuk menyukseskan acara P20. #InfoTempo