Tendang Pengendara Moge, Paspampres: Itu Paling Ringan, Aturannya Ditembak

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat melakukan simulasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019. Simulasi pengamanan tersebut dilakukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan dilaksanakan pada Minggu, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat melakukan simulasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019. Simulasi pengamanan tersebut dilakukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan dilaksanakan pada Minggu, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Asisten Intelijen Paspampres, Letkol (Inf) Wisnu Herlambang membenarkan kejadian pengendara motor gede (moge) ditendang anggota Paspampres di sekitar area Istana Kepresidenan, yang ramai beredar di sosial media.

    Wisnu mengklaim tindakan itu sudah sesuai aturan. Sebab, kata dia, para pengendara moge itu menerobos area VVIP sekitar Istana Kepresidenan.
    Lantas, Paspampres melakukan langkah pengamanan instalasi VVIP.

    "Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Dan sebetulnya itu sudah tindakan yang paling ringan. Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP di aturannya ditembak, dilumpuhkannya dengan cara ditembak karena sudah mengancam," kata Wisnu kepada wartawan, Jumat, 26 Februari 2021.

    Sebelumnya, video yang menunjukkan rombongan pengendara motor dihadang Paspampres, viral di media sosial. Dalam video itu, tampak petugas Paspampres menyetop rombongan pengendara motor di Jalan Veteran III, belakang Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

    Namun, hal yang menjadi sorotan, terlihat salah satu petugas dengan menggenggam pistol menendang salah satu motor pengendara hingga terjatuh.

    Wisnu menjelaskan, peristiwa moge ditendang Paspampres itu memang terjadi di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat. Ketika itu, pada Ahad, 21 Februari 2021 sekitar pukul 06.00, jalan di sekitar istana sudah ditutup polisi. Namun, para pengendara moge nekat menerobos.

    "Anggota Paspampres yang sedang melaksanakan tugas pengamanan instalasi di Kantor Wapres
    terpaksa melumpuhkan pengendara motor/komunitas motor yang sedang melaksanakan Sunday Morning Riding (Sunmori) karena memaksa menerobos Jalan Veteran III yang ditutup oleh pembatas jalan (cones)," ujarnya.

    Tindakan akhirnya dilakukan Paspampres untuk mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan. "Kami kan tidak tahu dia mau menerobos mau apa, mau sabotase, mau apa. Jadi sebagai bentuk kewaspadaan, kami harus lumpuhkan. Ada buku petunjuk teknis kami untuk melaksanakan prosedurnya," ucap Wisnu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.