KPAI Temukan Pengasuhan Anak yang Bermasalah Hambat PJJ

Reporter

Sejumlah siswa SDN Marmoyo, mengerjakan tugas dengan berkelompok menggunakan gawai secara bergantian di rumah warga Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 8 Agustus 2020. Kondisi ini memaksa anak-anak yang tinggal di wilayah terpencil untuk berkumpul di rumah-rumah warga yang menyediakan akses internet melalui WiFi agar dapat mengakses pelajaran. Beberapa siswa ada yang bergantian memakai ponsel karena orang tua mereka tidak mampu membelikan gawai untuk belajar. ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIF

TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, menilai persoalan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak selalu terkait alat daring.

"Ada beberapa temuan terkait PJJ yang makin menunjukkan bahwa anak-anak adalah kelompok paling rentan yang terdampak dari pandemi Covid-19 dan makin memperkuat bahwa Belajar Dari Rumah (BDR) kurang efektif," kata Retno dalam keterangannya, Jumat, 26 Februari 2021.

Salah satu temuan KPAI adalah pengasuhan anak dalam lingkungan rumah yang bermasalah menghambat keberhasilan anak dalam PJJ. Retno menjelaskan hal itu bisa terjadi karena kedua orang tua bekerja dan anak dalam pengasuhan pengganti.

"Dapat juga dikarenakan orang tua bercerai sehingga anak ikut salah satu orang tuanya atau malah ikut nenek sebagai pengasuh pengganti," katanya.

Baca juga: KPAI Sebut Pembelajaran Jarak Jauh Picu Putus Sekolah dan Perkawinan Anak

Selain itu, disparitas digital yang lebar juga mengakibatkan anak-anak dari keluarga miskin tidak terlayani PJJ selama berbulan-bulan. Saat melakukan pengawasan di SMPN 5 Kota Cimahi, Retno mengungkapkan, ada sejumlah cerita pilu dari para guru yang mengunjungi rumah para siswanya karena beberapa bulan tidak bisa mengikuti PJJ daring.

Menurut Retno, ada siswa yang sama sekali tidak memiliki alat daring dan akhirnya bekerja membantu ayahnya sebagai kuli bangunan, siswa yang tinggal di panti asuhan dan tidak memiliki alat daring. Ada juga siswa yang alat daring di rumahnya rusak, namun ketika diperbaiki malah dibawa kabur tukang service.

"Ada siswa yang bisa mengerjakan tugas kalau sudah mendampingi adiknya belajar daring, karena ibunya yang merupakan orangtua tunggal harus bekerja, dan banyak cerita pilu lainnya," kata dia.

Dari keterangan yang diperoleh KPAI, ada sekitar ratusan siswa SMP di kota Cimahi yang tidak memiliki alat daring. Adapun status kepemilikan handphone siswa SMP di Kota Cimahi mayoritas adalah milik siswa sendiri sebanyak 18.048 ponsel dan 2.508 ponsel milik orangtua. Lalu 633 siswa tidak memiliki handphone maupun alat daring yang lain untuk kegiatan PJJ.

FRISKI RIANA






Kasus Siswi SMK Tewas Jatuh dari Lantai 4 Gedung Sekolah, FSGI Minta Sekolah Terbuka

4 jam lalu

Kasus Siswi SMK Tewas Jatuh dari Lantai 4 Gedung Sekolah, FSGI Minta Sekolah Terbuka

FSGI mendorong Badan Akreditasi Nasional (BAN) DKI Jakarta mengevaluasi akreditasi sekolah usai kasus siswi SMK tewas terjatuh.


FSGI Dukung Pelarangan Lato-lato Dibawa ke Sekolah, Ini Alasannya

19 hari lalu

FSGI Dukung Pelarangan Lato-lato Dibawa ke Sekolah, Ini Alasannya

FSGI mendukung kebijakan sejumlah Dinas Pendidikan di beberapa daerah perihal pelarangan lato-lato dibawa ke sekolah.


Kritik Kajian DKI Soal Pengurangan Titik JakWifi, PDIP: Masih Banyak Warga Butuh Internet Gratis

23 hari lalu

Kritik Kajian DKI Soal Pengurangan Titik JakWifi, PDIP: Masih Banyak Warga Butuh Internet Gratis

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono mengkritik kajian pemerintah DKI soal pengurangan titik JakWifi. Masih banyak warga butuh internet gratis.


Anggaran Internet Gratis JakWifi 2022 Sentuh Rp 174 Miliar: Sewa Bandwidth Rp 4,14 Juta per Bulan

24 hari lalu

Anggaran Internet Gratis JakWifi 2022 Sentuh Rp 174 Miliar: Sewa Bandwidth Rp 4,14 Juta per Bulan

Anggaran operasional JakWifi tahun ini dipangkas dari Rp 174 milir menjadi Rp 56 miliar. Anggaran JakWifi 2022 juga sama.


3 Kasus Kekerasan Anak Ditemukan di Sekolah Naungan Kemenag Pada Awal Tahun Ini

24 hari lalu

3 Kasus Kekerasan Anak Ditemukan di Sekolah Naungan Kemenag Pada Awal Tahun Ini

Kementerian Agama diminta memperkuat pengawasan terhadap satuan lembaga pendidikan di bawahnya setelah 3 kasus kekerasan anak ditemukan awal tahun ini


KPAI MInta Dampak Kejahatan yang Dialami Korban Penculikan Anak Diperiksa Serius

26 hari lalu

KPAI MInta Dampak Kejahatan yang Dialami Korban Penculikan Anak Diperiksa Serius

KPAI minta pemeriksaan korban penculikan dilakukan serius untuk menemukan dampak kejahatan maupun eksploitasi.


Penculikan Anak oleh Iwan Sumarno, Retno Listyarti: Korban Perlu Dapat Terapi Mental

27 hari lalu

Penculikan Anak oleh Iwan Sumarno, Retno Listyarti: Korban Perlu Dapat Terapi Mental

Selain pemulihan kesehatan fisik, korban penculikan anak berhak mendapatkan pemulihan psikologi.


Titik Internet Gratis Jakwifi Dikurangi, DKI: Penggunaan Awal untuk PJJ, Kini Berubah Jadi Hiburan

27 hari lalu

Titik Internet Gratis Jakwifi Dikurangi, DKI: Penggunaan Awal untuk PJJ, Kini Berubah Jadi Hiburan

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) mengatakan selain soal anggaran, fase peralihan pandemi Covid-19 menjadi alasan jumlah titik Jakarta Wifi (JakWifi) gratis dikurangi. Mengingat, Presiden Joko Widodo telah mencabut kebijakan PPKM.


Kasus Penculikan Anak di Gunung Sahari, KPAI Imbau Orang Tua Sadar Potensi Kejahatan Incar Anak

27 hari lalu

Kasus Penculikan Anak di Gunung Sahari, KPAI Imbau Orang Tua Sadar Potensi Kejahatan Incar Anak

Orang tua korban penculikan anak perlu mendapat edukasi bahwa kasus penculikan kerap melibatkan orang-orang dekat sebagai pelaku.


KPAI Minta Fisik dan Mental Korban Penculikan Anak MA Diperiksa Mendalam

27 hari lalu

KPAI Minta Fisik dan Mental Korban Penculikan Anak MA Diperiksa Mendalam

Komisioner KPAI Sylvana Apituley meminta korban penculikan anak, MA, diperiksa secara mendalam. Sebab, MA lama bersama pelaku, yaitu 26 hari.