LPSK Tawarkan Hak Prosedural dan Restitusi 286 Korban Eksploitasi Seksual

Reporter

Ketua LPSK Hasto Atmojo (dua kiri) menandatangani berita acara pemberian bantuan keluarga korban terorisme di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menawarkan pemenuhan hak prosedural dan fasilitas restitusi yang diberikan pelaku kepada 286 korban eksploitasi seksual.

"LPSK akan melakukan perhitungan restitusi untuk nantinya menjadi 1 berkas dengan tuntutan JPU dan akan diputus oleh Majelis Hakim," kata Wakil Ketua LPSK Livia D.F. Iskandar dalam keterangannya, Jumat, 26 Februari 2021.

Dalam pemenuhan hak prosedural para korban, Livia menekankan pentingnya memberikan pendampingan maupun informasi perkembangan perkara dalam setiap tahapan proses hukum yang berjalan. Ia juga mengimbau orang tua untuk memberikan pengawasan lebih terhadap anak dalam menggunakan media sosial.

Polda Metro Jaya sebelumnya menangkap 14 tersangka kasus eksploitasi seksual terhadap anak. Sebanyak 286 orang diduga menjadi korban, dengan 91 di antaranya masih di bawah umur.

Para pelaku selama ini menjebak korbannya lewat media sosial seperti Facebook, Instagram, dan media sosial yang lain. Para korban diajak berkenalan kemudian diajak bertemu di suatu tempat dan diberikan uang.

Saat ini para tersangka kasus eksploitasi seksual dijerat dengan pasal berlapis diantaranya pasal 88 juncto 76 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun penjara atau maksimal denda Rp 200 juta. Selain itu, tersangka juga dijerat pasal 296 KUHP juga pasal 506 KUHP.

Baca juga: LPSK Sebut Korban Kasus Talangsari Berharap Negara Penuhi Hak Mereka

FRISKI RIANA






Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

5 jam lalu

Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

Twitter diduga tidak membayar tagihan atas jasa yang telah mereka gunakan.


Propam Polda Metro Ungkap Berbagai Pelanggaran Bripka Madih yang Mengaku Diperas Sesama Polisi

22 jam lalu

Propam Polda Metro Ungkap Berbagai Pelanggaran Bripka Madih yang Mengaku Diperas Sesama Polisi

Propam Polda Metro menyebut Bripka Madih yang mengaku diperas oleh penyidik saat mengurus sengketa tanah telah melakukan sejumlah pelanggaran.


Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Akan Dikonfrontasi dengan Penyidik yang Diduga Minta Rp 100 Juta

23 jam lalu

Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Akan Dikonfrontasi dengan Penyidik yang Diduga Minta Rp 100 Juta

Polda Metro akan mengkonfrontasi antara Bripka Madih yang mengaku diperas oleh seorang penyidik saat mengurus sengketa tanah orang tuanya.


Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

2 hari lalu

Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

Kuasa hukum Richard Eliezer menyinggung soal dilema yuridis yang disampaikan jaksa dalam replik.


Ayah dan Ibu Richard Eliezer Hadir saat Pembacaan Duplik Hari ini

2 hari lalu

Ayah dan Ibu Richard Eliezer Hadir saat Pembacaan Duplik Hari ini

Ayah dan ibu Richard Eliezer menghadiri pembacaan duplik anaknya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini.


20 Aplikasi Paling Kuras Baterai Ponsel versi Survei pCloud

2 hari lalu

20 Aplikasi Paling Kuras Baterai Ponsel versi Survei pCloud

Sejumlah aplikasi yang biasa digunakan di smartphone ternyata tergolong rakus menguras baterai. Bukan cuma aplikasi media sosial.


Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

2 hari lalu

Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

Pembuat konten Mesir menghadapi dakwaan seperti menerbitkan berita palsu dan menggunakan akun media sosial untuk tindakan terorisme.


Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

3 hari lalu

Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

PT Jakpro tengah diselimuti persoalan, mulai dari dugaan persekongkolan tender revitalisasi TIM hingga penggelembungan bayar pajak tanah.


Mengapa Buruk Dampaknya Jika Terbiasa Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain?

4 hari lalu

Mengapa Buruk Dampaknya Jika Terbiasa Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain?

Terus membandingkan diri sendiri dengan orang lain sama saja mengabaikan potensi yang dimiliki


Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

4 hari lalu

Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

Pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, mengkritik penetapan tersangka terhadap mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi.