Penataan Kawasan Wisata Candi Borobudur Belum Rampung, Tunggu Izin Kemendikbud

Reporter

Wisatawan menikmati suasana matahari terbit di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu 15 Desember 2018. Wisata alam menyaksikan matahari terbit dari candi Borobudur menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Penataan Kawasan Candi Borobudur yang telah dimulai 2020 lalu belum sepenuhnya rampung. Tiga di antara empat akses gerbang yang direncanakan belum bisa dikerjakan, yaitu Gerbang Kembanglimus, Palpabang, dan Blondo. Sementara Gerbang Klangon atau Samudraraksa telah rampung dan dapat dilalui pengunjung.

Selain gerbang tersebut, ada pula pembangunan jalur akses budaya. Jalur wisata ini menghubungkan Candi Mendut, Pawon, dan Borobudur. Lalu penataan concourse atau jalan utama yang berada di kawasan Candi Borobudur. Terakhir, ada Plaza Borobudur. Concourse dan Plaza Borobudur dibangun dengan tujuan menjaga agar candi berumur panjang.

Dengan adanya kedua penataan ini, diharapkan wisatawan dapat berfoto dengan latar candi, tanpa perlu naik ke atas monumen candi. Mengingat beban tubuh wisatawan yang dikhawatirkan dapat mengubah posisi batu-batu candi.

Baca: Empat Gerbang Utama Mengubah Wajah Kawasan Candi Borobudur Magelang

Mulai dari tiga gerbang, jalur akses budaya, concourse, serta Plaza Borobudur sedang menanti persetujuan dari Direktorat Perlindungan Kebudayaan. Direktorat Perlindungan Kebudayaan berada dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Hetty Herawati, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko mengatakan, persetujuan untuk pembangunan memerlukan Dokumen Heritage Impact Assessment (HIA). “Proses approval [persetujuan] itu butuh waktu, ya,” katanya melalui sambungan telepon seluler kepada Tempo.co, Kamis malam, 25 Februari 2020.

Pembangunan di Kawasan cagar budaya, kata Hetty memang membutuhkan banyak kajian. Hasil kajian itulah yang dituangkan dalam dokumen HIA. Yang menjadi penentu utama ialah ada atau tidaknya persetujuan dari Direktorat Perlindungan Kebudayaan yang berasal dari berbagai pertimbangan.

Sederhanya kata Hetty, prosesnya mulai dari melihat rancangan penataan. Setelah itu dilakukan kajian terhadapnya. Setelah persetujuan di tangan, barulah pembangunan fisiknya mulai dikerjakan.

Dokumen HIA untuk kawasan Borobudur telah disampaikan kepada United Nations Educational, Science, and Cultural Organization (UNESCO). Dokumen tersebut disampaikan pada 21 Desember 2020 lalu. Hari itu bertepatan dengan hari libur akhir tahun di Prancis, yakni rentang 22 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Untuk pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur yang sedang berjalan, yakni harmonisasi dengan aksen yang sama—terbuat dari batu bata. Ada pula penataan koridor yang meliputi pedestrian, manhole atau penutup lubang got, tempat sampah, dan penerangan di beberapa jalan kawasan Borobudur. “Seperti Jalan Medang Kamulan, Badrawati, Balaputeradewa, Pramudya Wardani, Sudirman,” kata Hetty.

ANNISA FEBIOLA






Perlunya Budaya Jaga Data Pribadi

16 jam lalu

Perlunya Budaya Jaga Data Pribadi

Tumbuhkan budaya menjaga data pribadi untuk mencegah terjadinya kebocoran data yang bisa dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.


Sandiaga Uno Kenalkan Paket Wisata Naik Candi Borobudur ke Delegasi ASEAN Tourism Forum

1 hari lalu

Sandiaga Uno Kenalkan Paket Wisata Naik Candi Borobudur ke Delegasi ASEAN Tourism Forum

Cerita-cerita dalam relief Candi Borobudur dijadikan inspirasi dalam pembentukan paket perjalanan Borobudur Trail of Civilization (BToC).


Bisnis Wisata Menggeliat, Maskapai Penerbangan Buka Lagi Jalur China-Indonesia

1 hari lalu

Bisnis Wisata Menggeliat, Maskapai Penerbangan Buka Lagi Jalur China-Indonesia

Maskapai China dan Indonesia menambah frekuensi dan jalur penerbangan kedua negara seiring dengan diizinkannya perjalanan wisata secara berkelompok.


Keseruan di Curug Luhur, Lokasi dan Harga Tiket Masuk

3 hari lalu

Keseruan di Curug Luhur, Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Jika Anda ingin berlibur ke Curug Luhur, berikut penjelasan mengenai fasilitas yang ada, lokasi, harga tiket masuk dan jam bukanya


Makan Waktu 3 Tahun, Pemugaran Candi Perwara di Candi Prambanan Rampung

4 hari lalu

Makan Waktu 3 Tahun, Pemugaran Candi Perwara di Candi Prambanan Rampung

Proses pemugaran candi perwara ini untuk memberikan cerita utuh tentang sejarah Candi Prambanan yang dibangun di masa Raja Rakai Pikatan.


Pilihan 5 Destinasi Wisata di Kawasan Pantai Sawarna Banten

5 hari lalu

Pilihan 5 Destinasi Wisata di Kawasan Pantai Sawarna Banten

Kawasan Pantai Sawarna memiliki beberapa destinasi wisata pilihan, dan menjadi unggulan pariwisata di Lebak, Banten.


Dirut LPDP: Target Beasiswa Kemendikbud 282.334 Orang

6 hari lalu

Dirut LPDP: Target Beasiswa Kemendikbud 282.334 Orang

LPDP menyebut target beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebanyak 282.334 orang.


Pesan Sandiaga Uno ke Bos di Daerah: Kasih Tahu Saya Ya Kalau Ada Obyek Wisata yang Masih Tersembunyi

10 hari lalu

Pesan Sandiaga Uno ke Bos di Daerah: Kasih Tahu Saya Ya Kalau Ada Obyek Wisata yang Masih Tersembunyi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno minta gubernur, wali kota, dan bupati memberitahu jika ada obyek wisata yang masih tersembunyi.


ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogyakarta, Dua Negara Absen, Polisi Persiapkan Pengamanan Jumbo

10 hari lalu

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogyakarta, Dua Negara Absen, Polisi Persiapkan Pengamanan Jumbo

Salah satu agenda ASEAN Tourism Forum bakal mengajak keliling para delagasi berbagai negara ke berbagai destinasi di lima kabupaten/kota di DIY.


7 Tempat Wisata di Sekitar Meikarta, Ada Pantai Tersembunyi Lho!

11 hari lalu

7 Tempat Wisata di Sekitar Meikarta, Ada Pantai Tersembunyi Lho!

ada sejumlah tempat wisata di sekitar Meikarta yang menarik untuk dikunjungi, diantaranya Central Park Meikarta, Waterboom Cikarang hingga Pantai Tanjung Pakis