Jokowi: Transformasi Digital Jangan Hanya Menguntungkan Pihak Luar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi membuka gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID), Rabu, 18 November 2020. Kredit: Youtube/Google Indonesia

    Presiden Jokowi membuka gelaran tahunan Google for Indonesia (Google4ID), Rabu, 18 November 2020. Kredit: Youtube/Google Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan sejumlah catatan terkait upaya pembangunan konektivitas digital di Indonesia. Jokowi mengingatkan, konektivitas digital harus berpegang teguh kepada kedaulatan bangsa di tengah globalisasi dan hyper kompetisi seperti sekarang ini.

    Transformasi digital, kata Jokowi, memang merupakan solusi cepat dan strategis untuk membawa indonesia menuju masa depan. Namun, lanjut dia, juga sangat penting menciptakan kedaulatan dan kemandirian digital.

    "Kita harus memastikan transformasi digital jangan hanya menguntungkan pihak luar, jangan hanya menambah impor, ini yang selalu saya tekankan. Kedaulatan dan kemandirian digital harus menjadi prinsip penting dalam transformasi digital kita," ujar Jokowi dalam acara peluncuran Progam Konektivitas Digital 2021, Jumat, 26 Februari 2021.

    Kata Jokowi, transformasi digital harus mendorong tingkat komponen dalam negeri, pemakaian produk-produk dalam negeri, serta mendorong penguasaan digital mutakhir oleh semua anak bangsa. "Kita bukan bangsa yang menyukai proteksionisme karena sejarah membuktikan proteksionisme justru merugikan, tetapi tetapi kita juga tidak boleh menjadi korban unfair practices dari raksasa digital dunia," tuturnya.

    Transformasi digital, ujar dia, mesti menjadi win-win solution bagi semua pihak. "Saya berharap agar Program Konektivitas Digital 2021 menjadi momentum penting yang bisa menghubungkan bangsa Indonesia dengan teknologi baru, pola pikir baru, kesempatan bisnis global baru, dan dengan masa depan baru menuju Indonesia Maju," ujar Jokowi.

    Baca: Jokowi: Kita Butuh 9 Juta Orang Talenta Digital Untuk 15 Tahun ke Depan

    Selain itu, ia juga mengingatkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk meningkatkan utilisasi palapa ring, terutama untuk wilayah Indonesia tengah dan timur.

    "Jangan hanya 50 persen saja, utilisasi di Indonesia tengah dan timur yang masih sekitar 20 persen. Ini harus digenjot terus. Saya minta pada Kemenkominfo untuk memastikan agar palapa ring tidak hanya berhenti sebagai backbone saja, tetapi harus tersambung sampai ke rumah tangga, agar investasi besar di palapa ring segera bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat kita," ujarnya.

    Konektivitas digital, ujar Jokowi, bukan hanya untuk kepentingan ekonomi semata, melainkan untuk menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, mempercepat pelayanan pendidikan, mempercepat pelayanan kesehatan, mendukung sinergi budaya nusantara, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.