Setara Institute: Pematangsiantar Terempas dari Daftar Kota Paling Toleran

Reporter

Wakil Ketua SETARA Institute Bonar Tigor Naipospos, saat diskusi di Kantor SETARA Institute, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 21 Desember 2019. Tempo/Egi Adyatama

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Badan Pengurus Setara Institute Bonar Tigor Naipospos mengatakan bahwa Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, terlempar dari 10 besar kota toleran dalam laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2020.

"Sebagai informasi, Pematangsiantar pada 2015-2018 selalu mendapat skor 10 terbesar terbaik. Tapi untuk 2020, maaf-maaf saja, terlempar dari 10 besar," kata Bonar dalam peluncuran laporan IKT 2020, Kamis, 25 Februari 2021.

Menurut Bonar Kota Pematangsiantar pernah berada di peringkat pertama IKT 2015. Namun, peringkat tersebut terus menurun pada 2017 dan 2018, hingga akhirnya terlempar dari IKT 2020.

Peneliti Setara Institute, Halili, mengatakan beberapa kota terus bergerak dinamis dalam memperbaiki tata kelolanya. Namun, ada juga kota-kota yang tidak berhasil merawat dan mempromosikan praktik toleransi di kotanya. Salah satunya adalah Kota Pematangsiantar. "Ada dinamika masyarakat sipil yang agak mengkhawatirkan di Pematangsiantar," ujar Halili.

Halili tak menyebut contoh dinamika masyarakat sipil yang terjadi di kota tersebut. Namun, belakangan ini, Kota Pematangsiantar sedang ramai terkait penetapan tersangka tenaga kesehatan di RSUD Djasamen Saragih karena memandikan jenazah perempuan korban Covid-19.

Dalam siaran tertulis Setara Institute, penggunaan pasal penodaan agama atas empat nakes tersebut tampak sebagai peradilan karena tekanan massa. Padahal, kasus memandikan jenazah perempuan itu telah selesai melalui kesepakatan antara pihak keluarga dan RSUD. Pihak rumah sakit juga sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Namun Setara menilai Pematangsiantar tak masuk lagi dalam daftar kota toleran.

FRISKI RIANA

Baca Juga: Ini 10 Kota Paling Toleran di Indonesia






Jokowi Akui 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat, SETARA: Hanya Janji Politik, Mustahil Ada Terobosan

24 hari lalu

Jokowi Akui 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat, SETARA: Hanya Janji Politik, Mustahil Ada Terobosan

SETARA Institute menilai pernyataan Presiden Jokowi adanya 12 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu hanyalah aksesori politik pemerintahannya.


BNPT Temukan 600 Akun di Medsos Bermuatan Radikal, Terbanyak Facebook dan Whatsapp

39 hari lalu

BNPT Temukan 600 Akun di Medsos Bermuatan Radikal, Terbanyak Facebook dan Whatsapp

BNPT menemukan menemukan lebih dari 600 situs/akun yang bermuatan unsur radikal di media sosial.


Pemerintah Didesak Tindak Tegas Pelaku Pelarangan Ibadah Natal di Cilebut

39 hari lalu

Pemerintah Didesak Tindak Tegas Pelaku Pelarangan Ibadah Natal di Cilebut

Jemaat HKBP Betlehem (Pos Parmingguan) di Desa Cilebut Barat, Kabupaten Bogor, dilarang beribadah Natal di rumah oleh warga


Ulama MUI Kabupaten Bogor Tampilkan Islam Moderat, Jabar: Enggak Mungkin Radikal

49 hari lalu

Ulama MUI Kabupaten Bogor Tampilkan Islam Moderat, Jabar: Enggak Mungkin Radikal

MUI Kabupaten Bogor konsisten menjalankan program Pendidikan Kader Ulama.


Penindakan Protes KTT G20 dan KUHP Sumbang Skor Buruk Kebebasan Berekspresi 2022

56 hari lalu

Penindakan Protes KTT G20 dan KUHP Sumbang Skor Buruk Kebebasan Berekspresi 2022

Setara Institute dan INFID menganalisa, penindakan aparat pada protes KTT G20 dan pengesahan KUHP menyumbang skor buruk kebebasan berekspresi 2022.


Turunnya Kasus Gangguan Rumah Ibadah Tingkatkan Skor Kebebasan Beragama dalam Indeks Kinerja HAM 2022

56 hari lalu

Turunnya Kasus Gangguan Rumah Ibadah Tingkatkan Skor Kebebasan Beragama dalam Indeks Kinerja HAM 2022

SETARA Institute dan INFID peningkatan skor subindikator Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan karena menurunnya kasus gangguan pada rumah ibadah,


Aturan Hukuman Mati di KUHP Baru Sumbang Skor Indeks Kinerja HAM 2022

56 hari lalu

Aturan Hukuman Mati di KUHP Baru Sumbang Skor Indeks Kinerja HAM 2022

KUHP baru memuat pergeseran pidana mati yang semula pidana pokok menjadi pidana alternatif.


Indeks Kinerja HAM 2022: Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat Masih Buruk di Tahun ini

57 hari lalu

Indeks Kinerja HAM 2022: Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat Masih Buruk di Tahun ini

SETARA Institute dan INFID mengatakan skor 3,1 Hak Sipol dalam Indeks Kinerja HAM 2022 ini jauh dari kata membaik.


Top Nasional: Ferdy Sambo Disebut Pakai Identitas Ricky Rizal untuk Buka Rekening, Stempel Intoleran pada Anies Dinilai Tak Relevan

6 Desember 2022

Top Nasional: Ferdy Sambo Disebut Pakai Identitas Ricky Rizal untuk Buka Rekening, Stempel Intoleran pada Anies Dinilai Tak Relevan

Ricky Rizal Wibowo mengaku Ferdy Sambo memakai namanya untuk pembelian kendaraan hingga membuat rekening bank berisi ratusan juta rupiah


Pengamat Sebut Tindakan Anies Baswedan Soal Ini yang Lunturkan Stempel Intoleran

5 Desember 2022

Pengamat Sebut Tindakan Anies Baswedan Soal Ini yang Lunturkan Stempel Intoleran

Dalam survei Voxpol Center Research and Consulting terungkap pemilih Anies Baswedan berasal dari semua agama dengan prosentase yang merata