SBY Yakin Jokowi Tak Tahu Langkah Moeldoko Ingin Kudeta Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato Refleksi Akhir Tahun "Indonesia Tahun 2020: Peluang, Tantangan & Harapan", di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu 11 Desember 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat suara ihwal dugaan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai. Demokrat sebelumnya menyebut gerakan ini melibatkan orang di lingkaran Presiden Joko Widodo, yakni Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Yudhoyono meyakini Presiden Jokowi tak mengetahui tindakan anak buahnya itu. "Secara pribadi, saya sangat yakin bahwa yang dilakukan Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi," kata Yudhoyono dalam rekaman video yang dikirimkannya kepada jajaran pengurus Partai Demokrat, Rabu, 24 Februari 2021.

Yudhoyono meyakini Presiden Jokowi memiliki integritas yang jauh berbeda dari perilaku pembantu dekatnya tersebut. Demokrat, kata dia, menilai apa yang dilakukan Moeldoko sangat mengganggu dan merugikan nama baik Presiden.

Yudhoyono juga meyakini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dicatut namanya dalam gerakan kudeta Demokrat ini. Begitu juga nama Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan.

Nama para pejabat itu sebelumnya terseret dalam gerakan kudeta Demokrat. Menurut politikus Demokrat Rachland Nashidik, pelaku gerakan menyebut bahwa para tokoh itu merestui gerakan pengambilalihan Demokrat. Mahfud dan Yasonna telah membantah terlibat dalam hal ini.

Adapun Moeldoko sendiri beberapa kali membantah disebut hendak mengambil alih Partai Demokrat. Moeldoko mengakui bertemu dengan sejumlah kader Demokrat, tetapi hanya untuk mengobrol dan minum kopi. Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia ini juga menilai yang terjadi di Demokrat adalah masalah internal.

"Partai Demokrat tetap percaya bahwa para pejabat tersebut memiliki integritas, betul-betul tidak tahu-menahu, dan tidak masuk akal jika ingin mengganggu Partai Demokrat," ujar SBY.

Baca juga: SBY Sebut Tak Pernah Tuduh Oposisi Tunggangi Demo






Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

2 jam lalu

Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

Mabes Polri yang diwakilkan Wakil Komandan Korps Brimob menyatakan sudah ada prosedur pengamanan, tapi belum selaras dengan FIFA.


Anggaran KUR Pertanian 2023 Akan Ditambah Jadi Rp 100 T, Mentan: Terobosan Jokowi yang..

4 jam lalu

Anggaran KUR Pertanian 2023 Akan Ditambah Jadi Rp 100 T, Mentan: Terobosan Jokowi yang..

Pemerintah akan menambah alokasi anggaran KUR di sektor pertanian tahun depan menjadi Rp 100 triliun. Apa sebabnya?


Naikkan Dana Hibah Partai Politik, Anies Baswedan: Beban Partai Diambil Negara

5 jam lalu

Naikkan Dana Hibah Partai Politik, Anies Baswedan: Beban Partai Diambil Negara

Dana hibah untuk 10 partai politik di DPRD DKI Jakarta naik secara bertahap di masa kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan.


Mentan Akan Tarik Penyuluh Pertanian di Bawah Koordinasi Kementan

5 jam lalu

Mentan Akan Tarik Penyuluh Pertanian di Bawah Koordinasi Kementan

Mentan mengaku, ia telah menyampaikan keinginan itu sejak bertahun-tahun lalu.


Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

6 jam lalu

Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

Kejadian tersebut terjadi selepas Jokowi menyaksikan parade defile dari TNI dari atas mimbar yang ada di depan Istana.


Bicara Konflik Geopolitik, Jokowi: Multilateralisme Jalan Paling Efektif

7 jam lalu

Bicara Konflik Geopolitik, Jokowi: Multilateralisme Jalan Paling Efektif

Jokowi menganggap tidak ada satu masalah pun yang bisa diselesaikan sendiri oleh satu negara atau beberapa negara.


Enggan Ungkap Agenda Pertemuan dengan AHY, Anies Baswedan: Tunggu Besok Saja

7 jam lalu

Enggan Ungkap Agenda Pertemuan dengan AHY, Anies Baswedan: Tunggu Besok Saja

Anies Baswedan telah resmi jadi capres, namun belum diketahui siapa yang akan menjadi cawapresnya nanti.


PSSI Sebut FIFA Akan Beri Pendampingan untuk Reformasi Sepak Bola Indonesia

7 jam lalu

PSSI Sebut FIFA Akan Beri Pendampingan untuk Reformasi Sepak Bola Indonesia

Presiden Jokowi sebelumnya meminta agar stadion di Indonesia untuk diaudit. PSSI menyatakana akan melibatkan FIFA.


Anies Baswedan Dijadwalkan Bertemu AHY di Kantor DPP Demokrat Besok

7 jam lalu

Anies Baswedan Dijadwalkan Bertemu AHY di Kantor DPP Demokrat Besok

Kedatangan Anies Baswedan adalah silaturahmi politik dengan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.


AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

7 jam lalu

AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

AHY akan menerima kedatangan Anies Baswedan di Kantor DPP Demokrat di Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat besok.