Mabes Polri: Kasus UU ITE Anggota IPW Sudah Diselesaikan Melalui Mediasi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan keterangan tentang teroris Jamaah Islamiyah (JI) di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. Hal itu menyusul terbongkarnya pusat latihan jaringan teroris JI yang terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memberikan keterangan tentang teroris Jamaah Islamiyah (JI) di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. Hal itu menyusul terbongkarnya pusat latihan jaringan teroris JI yang terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan kasus UU ITE yang menjerat Ketua Bidang Investigasi Indonesia Police Watch (IPW) Joseph Erwiyantoro sudah diselesaikan dengan mediasi.

    "Kemarin setelah dilakukan mediasi, pelapor mencabut laporannya. Ini tetap surat edaran Bapak Kapolri sudah diterapkan oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Jadi ada laporan, kita lakukan mediasi," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021.

    Argo mengatakan, penyelesaian melalui mediasi merupakan penerapan atas penerbitan telegram Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berisi penanganan perkara Undang-Undang Informatika dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dalam telegram ini, ujaran kebencian termasuk pencemaran nama baik, fitnah, atau penghinaan bisa diselesaikan dengan mediasi.

    Argo menceritakan, kasus pengurus IPW tersebut dilaporkan oleh seorang karyawan PSSI pada Juni 2020. Karyawan tersebut melaporkan Joseph atas dugaan pelanggaran UU ITE dalam tulisan yang dipostingnya pada Juni 2020 di akun Facebook Cocomeo Cacamarica dengan judul "Banyak Semut Rangrang, Karyawan Lupa Digaji".

    Pelapor, kata Argo, merasa difitnah karena dituduh menerima uang Rp 700 juta dari Ketua PSSI. Kasus tersebut sudah pada tahap sidik dan mengirimkan pemberitahuan kepada pihak kejaksaan. Sejumlah saksi dan ahli juga telah diperiksa.

    "Namun dengan adanya surat edaran Bapak Kapolri, akhirnya dari Polda Metro Jaya karena ada surat edaran, kemudian melakukan mediasi antara karyawan PSSI dengan yg dilaporkan," kata dia.

    Setelah dimediasi, Argo mengatakan pelapor pun akhirnya mencabut laporan terhadap wartawan sepakbola senior itu yang berhubungan dengan UU ITE itu.

    FRISKI RIANA

    Baca Juga: Kapolri: Pasal Karet di UU ITE Sering Digunakan untuk Kriminalisasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.