Epidemolog: Pemangkasan Cuti Bersama 2021 Harus Diikuti Regulasi yang Senada

Reporter

ilustrasi cuti (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Epidemolog dari Griffith University, Dicky Budiman mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang menetapkan pemangkasan cuti bersama 2021, dari tujuh hari menjadi dua hari. Ia mengatakan hal ini adalah langkah awal yang tepat untuk menekan laju mobilitas dan interaksi masyarakat.

"Ini suatu langkah maju, setidaknya potensi mobilitas manusia sudah dikurangi, mobilitas interaksi dan keramaiannya sudah dikurangi dengan pengurangan jumlah libur," kata Dicky saat dihubungi Tempo, Selasa, 23 Februari 2021.

Langkah jauh-jauh hari dari pemerintah ini sudah seharusnya dilakukan. Hal ini bisa membuat masyarakat lebih memiliki waktu untuk mengurungkan niat bepergiannya.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa hal ini harus disertai dengan upaya pencegahan lainnya berupa menemukan sejauh mungkin kasus infeksi, dengan cara deteksi dini, dengan cara testing tracing Covid-19 ditingkatkan. Selain itu, ia mengatakan pihak-pihak terkait lain juga harus senada menekan pergerakan orang.

Baca: Pemerintah Potong Jatah Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari Jadi 2 Hari

"Jadi jangan seperti sebelumnya, dihimbau jangan keluar kota untuk berlibur, tapi diskon di perjalanan transportasi baik itu di perjalanan kereta api maupun pesawat, diskon di perhotelan dan lokasi pariwisata, kelonggaran saat bepergian. Ini yang tidak seirama," kata Dicky.

Dicky memahami pariwisata di satu sisi ingin berjalan dan masyarakat pun kerap jenuh dengan situasi pembatasan berkegiatan. Namun ia mengatakan pembatasan mobilitas dan interaksi adalah hal yang tak bisa dikompromikan.

Dalam pelaksanaan kebijakan penetapan cuti bersama 2021, ia menyarankan agar pariwisata di daerah memberlakukan pembatasan pada pengunjungnya. "Wisata yang outooor dibuat protokol kesehatan yang bisa meminimalisir. Pendatangnya dari wilayah situ, bukan dari luar kota. Sebagai bentuk kompensasi daerah, kegiatan di wilayah, tapi juga tak menambah masalah," kata Dicky.






Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

9 jam lalu

Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

Made Mangku Pastika berpandangan bahwa pariwisata Bali tetap membutuhkan dukungan program keamanan dan keselamatan berstandar internasional.


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

11 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

12 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Program KEN 2023 Buatan Kemenparekraf yang Dipimpin Sandiaga Uno Dipuji-puji 3 Menteri

1 hari lalu

Program KEN 2023 Buatan Kemenparekraf yang Dipimpin Sandiaga Uno Dipuji-puji 3 Menteri

Program KEN 2023 buatan Kemenparekraf yang dipimpin Sandiga Uno dipuji-puji tiga menteri. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut salah satunya.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

1 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

2 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

2 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

2 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.