Jokowi Ingatkan Lagi akan Copot Polisi dan TNI yang Gagal Atasi Karhutla

Relawan pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan lahan gambut yang terbakar, di kawasan Jalan Danau Rangas, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa 6 Oktober 2020. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menghanguskan sekitar dua hektare di atas lahan tersebut terjadi akibat cuaca panas dan keringnya lahan gambut sehingga mudah terbakar. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi lagi-lagi mengatakan akan mencopot polisi dan TNI di daerah jika tidak mampu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menurut Jokowi, aturan tersebut berlaku sejak 2016, setelah terjadinya kebakaran hutan besar pada 2015.

"Kepada Pangdam, Kapolda, Kapolres, Danrem, Dandim, ini terutama jika ada pejabat yang baru di daerah rawan Karhutla, agar tidak lupa pada aturan main yang sudah kita sepakati pada 2016. Aturan mainnya masih tetap sama," ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 22 Februari 2021.

"Kalau di wilayah saudara-saudara ada kebakaran dan membesar dan tidak tertangani dengan baik, aturan mainnya tetap sama. Belum saya ganti. Pasti semua masih ingat, yaitu dicopot, yaitu diganti," lanjut Jokowi.

Rapat tersebut dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Selain itu, jajaran TNI/Polri yang bertugas di wilayah kebakaran hutan, seperti di Riau dan Kalimantan juga hadir dalam pertemuan itu. Ada juga jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, hingga Badan Restorasi Gambut.

Pada 2015, kebakaran hutan dan lahan yang hebat melanda sejumlah provinsi. Saat itu, kabut asap dari kebakaran hutan tak hanya mencemari udara di dalam negeri, tetapi juga sampai ke negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

Jokowi kemudian membuat aturan main mencopot pimpinan kepolisian dan TNI jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerahnya. Ia memastikan, ancaman itu masih berlaku hingga saat ini.

Jokowi mengingatkan agar semua jajaran kepala daerah, pejabat TNI dan polisi di daerah waspada karena Mei mendatang diperkirakan terjadi fase transisi dari musim hujan ke kemarau. Ia mengatakan di sejumlah daerah berpotensi terjadi Karhutla.

Baca juga: Kebakaran Lahan Gambut Ancam Pekanbaru, 7 Kasus di Februari






Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

34 menit lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

Pelaku bom bunuh diri kemungkinan mendapatkan bPeantuan dari dalam.


Cak Imin Harap Reshuffle Kabinet Tidak Sekadar Politis, Waketum PAN: Politis Itu Wajar

53 menit lalu

Cak Imin Harap Reshuffle Kabinet Tidak Sekadar Politis, Waketum PAN: Politis Itu Wajar

Sejumlah petinggi partai koalisi pemerintah bersilang pendapat soal reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.


Jokowi Terbang ke Bali, Reshuffle Kabinet Batal?

1 jam lalu

Jokowi Terbang ke Bali, Reshuffle Kabinet Batal?

Kepergian Jokowi ke Bali membuat isu reshuffle kabinet akan dilakukan hari ini meredup. Jokowi pun tak mau memastikan akan mengocok ulang para menteri


Teka-Teki Reshuffle Kabinet Jokowi pada Rabu Pon, Benarkah karena Hari Baik?

2 jam lalu

Teka-Teki Reshuffle Kabinet Jokowi pada Rabu Pon, Benarkah karena Hari Baik?

Jokowi hampir selalu melakukan langkah politik di hari Rabu Pon. Benarkah langkah ini erat dengan Kalender Jawa dan hari baik?


Tak Ada Reshuffle Kabinet Hari Ini, Pengamat: Hasil Kesepakatan Surya Paloh dan Jokowi

2 jam lalu

Tak Ada Reshuffle Kabinet Hari Ini, Pengamat: Hasil Kesepakatan Surya Paloh dan Jokowi

Pengamat menilai batalnya pengumuman reshuffle kabinet hari ini karena Jokowi dan Surya Paloh telah memuat kesepakatan pada Kamis lalu.


Surya Paloh Anggap Kunjungan ke Golkar Prioritas bagi NasDem

3 jam lalu

Surya Paloh Anggap Kunjungan ke Golkar Prioritas bagi NasDem

Surya Paloh menyebut modal kebersamaan dan catatan sejarah benar-benar terasa kala menyambangi Golkar.


Kompol D Ditahan Karena Berselingkuh dan Sedan Audi A6 yang Jadi Sorotan, Simak Besaran Gaji Kompol

4 jam lalu

Kompol D Ditahan Karena Berselingkuh dan Sedan Audi A6 yang Jadi Sorotan, Simak Besaran Gaji Kompol

Perselingkuhan Kompol D dengan Nur penumpang sedan Audi A6 terkuak setelah kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi di Cianjur.


Rencana Kaesang Pangarep Masuk Politik, Jadi Rebutan Parpol Siap Tampung

4 jam lalu

Rencana Kaesang Pangarep Masuk Politik, Jadi Rebutan Parpol Siap Tampung

Rencana Kaesang Pangarep, anak Presiden Jokowi yang ingin terjun ke dunia politik menuai beragam respons dari banyak parpol. Siapa siap tampung?


Nasib Megaproyek Food Estate Humbang Hasundutan Usai Terbengkalai Ditinggalkan Petani

4 jam lalu

Nasib Megaproyek Food Estate Humbang Hasundutan Usai Terbengkalai Ditinggalkan Petani

Proyek food estate di Desa Siria-ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, kini terbengkalai dan ditinggalkan para petani.


Cerita Surya Paloh soal Pertemuannya dengan Jokowi

4 jam lalu

Cerita Surya Paloh soal Pertemuannya dengan Jokowi

Surya Paloh mengaku kunjungannya ke Golkar bukan atas arahan Jokowi.