Vaksinasi Lansia Difokuskan di DKI dan Ibu Kota Provinsi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan program vaksinasi kepada lanjut usia atau lansia difokuskan bagi yang pemilik KTP DKI dan ibu kota seluruh provinsi, dengan prioritas di Jawa-Bali.

    "Untuk lansia kita masih fokus pada seluruh usia lansia atau di atas 60 tahun yang ada dan domisili KTP DKI dan di ibu kota provinsi masing-masing 33," kata Nadia dalam diskusi PB IDI, Ahad, 21 Februari 2021.

    Bagi lansia yang berdomisili di luar ibu kota provinsi dan luar DKI dan sudah melakukan pendataan, tidak akan dilakukan pemanggilan.

    Baca: Ini Situs dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    ADVERTISEMENT

    Adapun lansia yang ikut keluarga atau anaknya tetapi KTP di luar DKI ataupun KTP di ibu kota provinsi maka masih bisa dilakukan pendaftaran secara manual. "Tapi belum bisa dilakukan saat ini pada kesempatan pertama. Karena kita bereskan dulu domisili sesuai KTP," katanya.

    Menurut Nadia, ada dua cara untuk pendaftaran vaksinasi lansia. Pertama, peserta dapat mendaftar melalui website Kementerian Kesehatan, yaitu www.kemkes.go.id dan website Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di covid19.go.id.

    Dengan tersedianya pendaftaran vaksinasi lansia melalui website Kemenkes, Nadia menegaskan bahwa tautan Google Form yang sebelumnya beredar sudah ditutup. Jika ada peserta yang mendaftar melalui Google Form, datanya tidak akan masuk ke dalam sistem.

    Cara kedua adalah vaksinasi massal yang diselenggarakan organisasi yang bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk memfasilitasi pelaksanaan pemberian vaksinasi. Misalnya, organisasi pensiunan ASN, Pepabri atau Veteran Republik Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.