Kemenkes Buat Empat Arahan Terkait Rencana Vaksin Mandiri

Reporter

Editor

Amirullah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi Covid-19 massal bagi pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. Jokowi meninjau proses vaksinasi Covid-19 tahap dua bagi pedagang Pasar Tanah Abang. ANTARA/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Perpres Nomor 14 Tahun 2021 yang merevisi Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, memungkinkan adanya vaksin gotong royong alias vaksin mandiri. Karena itu, Budi mengatakan Kemenkes telah membuat empat panduan, untuk memastikan bahwa vaksin ini tetap berjalan secara benar.

"Pertama adalah prinsip-prinsip dasar bahwa vaksin itu diberikan gratis ke seluruh rakyat Indonesia oleh pemerintah. Itu hak mereka. Jadi meski ada program vaksin gotong royong ini, tidak menghilangkan hak mereka untuk mendapatkan vaksin gratis," kata Budi Gunadi dalam diskusi daring, Sabtu, 20 Februari 2021.

Kedua, Budi mengatakan vaksin gotong royong ini adalah kerjasama antara pemerintah dengan seluruh stakeholder lainnya. Hal ini dilakukan untuk bisa melakukan percepatan terhadap program vaksinasi Covid-19. Belum adanya bukti ilmiah yang pasti yang menyatakan berapa lama vaksin ini akan bisa memberikan kekebalan tubuh, membuat pemerintah ingin vaksinasi berjalan secepat mungkin.

"Semakin cepat semakin baik. Jangan sampai nanti kekebalan tubuhnya selesai, program vaksinasinya belum selesai," kata Budi.

Prinsip ketiga, kata Budi, adalah jangan sampai pemberian vaksin ini bisa membuka persepsi bahwa yang kaya bisa lebih dulu mendapat vaksin. Ia mengingatkan di seluruh dunia, hal ini juga isu yang sangat sensitif. Banyak negara-negara berkembang yang belum mendapat akses vaksin, karena negara-negara maju mendominasi pembelian vaksin.

Adapun prinsip keempat, adalah program vaksinasi ini bukan untuk bisnis semata-mata. Budi mengatakan konsep bahwa vaksinasi dilakukan sebagai bisnis, merupakan suatu hal yang hampir tak ada di seluruh dunia.

"Konsepnya lebih banyak kita mengajak membangun mekanisme gotong royong, di mana stakeholder membantu melakukan vaksinasi bagi seluruh rakyat di negara yang bersangkutan," kata Budi.

Saat ini, Budi mengatakan Kementerian Kesehatan sedang mempersiapkan aturan Menteri Kesehatan yang bekerja sama juga dengan para stakeholder lainnya, termasuk perusahaan swasta. Hal ini, kata dia, akan membuat vaksinasi tetap berjalan di koridor-koridor tersebut, tapi juga memberikan fleksibilitas untuk pihak swasta. Ia mempersilahkan pihak swasta manapun yang merasa mereka memiliki kewajiban sosial untuk bergotong royong bersama pemerintah untuk melakukan vaksinasi ke seluruh rakyat Indonesia, untuk berpartisipasi.

Budi meyakini untuk menyelesaikan masalah pandemi ini tak mungkin pemerintah melakukan sendiri secara eksklusif, tapi harus secara inklusif.

"Tak mungkin kita melakukan lewat program vaksinasi milik pemerintah saja, tapi harus bersama-sama seluruh komponen masyarakat membangun gerakan biar kita bisa memfasilitasi ini bersama-sama," kata Budi.






Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

5 hari lalu

Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

Polemik vaksin meningitis ini mencuat setelah sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya, gagal berangkat. Pasokan menipis.


Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

5 hari lalu

Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

Menipisnya stok vaksin meningitis ini sempat berdampak pada batalnya keberangkatan sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

10 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

10 hari lalu

Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

Kementerian Kesehatan meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE untuk mendukung tercapainya tujuan kemandirian produksi vaksin.


Menkes Budi Gunadi Ajak Negara Lain dalam Upaya Hilangkan TBC 2030

11 hari lalu

Menkes Budi Gunadi Ajak Negara Lain dalam Upaya Hilangkan TBC 2030

Menkes Budi Gunadin Sadikin berupaya menggandeng seluruh negara untuk menanggulangi penyakit TBC.


Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar, Direktur RSUP Surakarta: 60 Persen Sudah Penuhi 12 Kriteria

14 hari lalu

Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar, Direktur RSUP Surakarta: 60 Persen Sudah Penuhi 12 Kriteria

RSUP Surakarta menjadi salah satu rumah sakit yang menerapkan uji coba kelas rawat inap standar untuk pasien dengan hak kelas 2 dan kelas 3.


Skema Pembayaran Baru Siap Diujicobakan di 40 Serang

16 hari lalu

Skema Pembayaran Baru Siap Diujicobakan di 40 Serang

BPJS Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI siap mengujicobakan sistem pembayaran dengan skema Belanja Kesehatan Strategis Kesehatan Ibu dan Anak (BKS KIA) di 40 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kabupaten/Kota Serang.


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

16 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


PeduliLindungi Tak Dapat Diakses, Kemenkes Minta Masyarakat Gunakan Sertifikat Vaksin

21 hari lalu

PeduliLindungi Tak Dapat Diakses, Kemenkes Minta Masyarakat Gunakan Sertifikat Vaksin

Aplikasi pedulilindungi tidak dapat digunakan karena sedang dalam masa perbaikan.


Vaksin Covid-19, Cina Pengguna Vaksin Isap Pertama di Dunia

26 hari lalu

Vaksin Covid-19, Cina Pengguna Vaksin Isap Pertama di Dunia

Vaksin tanpa jarum ini adalah yang pertama mengantongi EUA dari antara 100 lebih vaksin Covid-19 oral ataupun nasal yang sedang dikembangkan di dunia.