Lima Hari Lagi Ditutup, Pendaftar SNMPTN 2021 Baru Sekitar 30 Persen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo SNMPTN

    Logo SNMPTN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021 tinggal lima hari lagi. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mencatat ada 830-an ribu siswa yang berhak (eligible) mendaftar Seleksi Nasional. Namun, sampai Jumat siang 19 Februari 2021 pukul 13.00 WIB, siswa yang sudah finalisasi data baru sekitar 30 persen.

    Menurut Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo, sebanyak 515.952 siswa sudah masuk atau login ke laman pendaftaran SNMPTN. Mereka yang sudah memilih program studi sebanyak 324.004 orang, dan mengunggah portofolio 866 siswa. “Yang sudah finalisasi data 250.277 orang,” katanya, Jumat 19 Februari 2021.

    Dari siswa yang berhak mendaftar itu baru sekitar 30 persen yang sudah menyelesaikan tahap akhir proses pendaftaran. Pamungkasnya yaitu mengunduh kartu registrasi atau pendaftaran Seleksi Nasional. “Kami masih optimistis karena pendaftaran baru mulai 15 Februari lalu,” ujar Budi. Dia meminta siswa yang eligble untuk segera mendaftar dan melakukan finalisasi data.

    Sebelumnya panitia pendaftaran mengingatkan potensi kesulitan login peserta di waktu menjelang penutupan pendaftaran. Tenggatnya dipatok pada Rabu, 24 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

    Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran secara daring (online) seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri itu kerap bermasalah menjelang batas akhir. Peserta berbondong-bondong mendaftar sehingga kesulitan masuk laman pendaftaran.

    Budi meminta calon pendaftar SNMPTN 2021 membaca seksama panduan agar bisa mempersiapkan data yang dibutuhkan. Selain itu panitia mengingatkan peserta untuk memastikan perangkat dan koneksi Internet yang digunakan saat membuka laman dalam kondisi stabil. Untuk menghindari kesalahan pengisian data, disarankan pula untuk mengisi pendaftaran daring (online) di komputer atau laptop.

    Baca juga: Simak Tahap Pendaftaran SNMPTN 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.