Kapolri dan PPATK Sepakat Tingkatkan Penerapan Pasal Pencucian Uang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Pusat Pelaporan dan Transaksi Keuangan Dian Ediana Rae sepakat meningkatkan penerapan pasal tindak pidana pencucian uang pada sejumlah kasus. Hal itu disepakati dalam pertemuan antara keduanya yang digelar hari ini.

    “Kapolri dan Kepala PPATK bersepakat untuk melakukan langkah strategis dan kordinatif dalam rangka meningkatkan efektivitas pencegahan dan pemberantasan tindak pidana perekonomian,” seperti dikutip dari siaran pers PPATK, Kamis, 18 Februari 2021.

    Peningkatan penerapan TPPU dilakukan untuk meningkatkan pemulihan aset negara dan menimbulkan efek jera kepada pelaku.

    Baca juga: PPATK Bekukan Rekening 92 Orang yang Berhubungan dengan FPI

    Adapun tindak pidana yang menjadi perhatian khusus adalah yang dianggap memiliki resiko tinggi. Serta membahayakan sistem, perekonomian dan keuangan nasional. Tindak pidana yang dimaksud antara lain terorisme, narkotika, korupsi, dan pidana di bidang keuangan serta pencucian uang.

    Kapolri dan PPATK juga bersepakat mendukung keputusan Komite TPPU untuk membangun data statistik pidana ekonomi, “Termasuk tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme yang bersifat nasional dan terintegrasi.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.