Risma Sebut Dua Blok Rusunawa untuk Eks Pemulung dan Tunawisma Segera Dibangun

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di tempat pengungsian SD Muhammadiyah Bener, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat 12 Februari 2021 dini hari. Dalam kunjungan tersebut Menteri Sosial memberikan bantuan berupa selimut dan kebutuhan bayi kepada warga terdampak banjir Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan yang mengungsi di sejumlah titik pengungsian. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di tempat pengungsian SD Muhammadiyah Bener, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat 12 Februari 2021 dini hari. Dalam kunjungan tersebut Menteri Sosial memberikan bantuan berupa selimut dan kebutuhan bayi kepada warga terdampak banjir Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan yang mengungsi di sejumlah titik pengungsian. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma mengatakan pemerintah akan segera membangun dua blok rumah susun sederhana sewa atau Rusunawa bagi eks pemulung dan tunawisma.

    Pembangunan rusun tersebut akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di dua lokasi, yakni Pasar Rebo, Jakarta dan Bekasi, Jawa Barat.

    "Kementerian PUPR sudah menyanggupi dan akan membangun dua blok Rusunawa di Bekasi dan Jakarta," katanya di sela acara peluncuran produk Sentra Kreasi Atensi, Kamis, 18 Februari 2021.

    Baca juga: Pemulung di Jakarta dan Bekasi akan Diberi Fasilitas Rusunawa

    Mantan Wali Kota Surabaya ini mengatakan setiap satu blok Rusunawa masing-masing akan dibangun 100 unit kamar. Menurut Mensos, Rusunawa ini dibangun agar eks pemulung dan tunawisma dapat hidup di tempat tinggal yang layak.

    "Saya mewawancarai pemulung-pemulung itu, pendapatan mereka rata-rata per hari Rp 30.000 untuk dua orang, sehingga rata-rata sebulan kurang lebih Rp 450.000 per orang. Tidak mungkin mereka bisa kos di Jakarta yang minimal Rp400.000," ujarnya.

    Selain Rusunawa, Risma juga memperkenalkan program Sentra Kreasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi eks pemulung dan tunawisma. Program ini mencakup pelatihan pemberdayaan kuliner, pertanian hidroponik, peternakan ayam petelur, kerajinan tangan, dan daur ulang sampah non-organik. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.