Jokowi Bilang Bendungan Tapin Dibangun 5 Tahun, Habisan Rp 1 Triliun

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR, Basoeki Hadimoeljono meresmikan Bendungan Tukul, di Pacitan, Jawa Timur, Ahad, 14 Februari 2021. BPMI Setpres/Muchlis Jr

    Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR, Basoeki Hadimoeljono meresmikan Bendungan Tukul, di Pacitan, Jawa Timur, Ahad, 14 Februari 2021. BPMI Setpres/Muchlis Jr

    Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Bendungan Tapin yang berlokasi di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis, 18 Februari 2021. Jokowi menyebut, bendungan yang dibangun lima tahun lalu ini menghabiskan anggaran hampir Rp1 triliun.

    "Bendungan ini dibangun lima tahun yang lalu, 2015 dan telah selesai, menghabiskan anggaran Rp986 miliar. Hampir Rp1 triliun," ujar Jokowi seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 18 Februari 2021.

    Menurut Jokowi, bendungan ini memiliki kapasitas tampung 56,7 juta meter kubik air, dapat menyediakan air baku 0,50 meter kubik per detik dan juga menghasilkan tenaga listrik 3,3 mega watt.

    "Gede sekali. Peran bendungan ini sangat penting dalam pengendalian banjir juga memperkuat ketahanan pangan karena bisa menyediakan irigasi untuk 5.472 hektare," ujar Jokowi.

    ADVERTISEMENT

    Ahad lalu, Presiden Jokowi juga meresmikan Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur. Jokowi mengatakan, ada 65 bendungan di seluruh Indonesia yang mulai dibangun sejak enam tahun lalu. Selain, Bendungan Tukul dan Bendungan Tapin, beberapa bendungan lain sudah siap diresmikan. Pekan ini, Jokowi akan meresmikan beberapa bendungan di Provinsi NTT, Kalimantan Selatan dan Banten.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.