Program Sentra Kreasi Atensi Ala Risma: Pelatihan hingga ATM Untuk Eks Pemulung

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan keterangan di depan awak media saat mengantarkan pemulung bekerja di PT Waskita Karya di Kantor proyek Tol Becakayu Seksi 2A Ujung, Jalan Mayor Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi Kamis, 21 Januari 2021. Sebanyak 15 orang dipekerjakan di proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Tol Becakayu. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan keterangan di depan awak media saat mengantarkan pemulung bekerja di PT Waskita Karya di Kantor proyek Tol Becakayu Seksi 2A Ujung, Jalan Mayor Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi Kamis, 21 Januari 2021. Sebanyak 15 orang dipekerjakan di proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Tol Becakayu. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini atau Risma memperkenalkan program Sentra Kreasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi eks pemulung dan tunawisma. Acara peluncuran progam ini diresmikan oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Balai Karya "Pangudi Luhur", Bekasi, Kamis, 18 Februari 2021.

    Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan pelayanan sosial dan memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara termasuk warga negara marjinal/terlantar melalui kegiatan pemberdayaan kuliner, pertanian hidroponik, peternakan ayam petelur, kerajinan tangan dan daur ulang sampah non organik menjadi barang bermanfaat bagi masyarakat, serta pemberdayaan jasa layanan refleksi, salon kecantikan dan konveksi.

    Selain berbagai pelatihan, lewat program ini pula Kemensos memfasilitasi perekaman data kependudukan bagi para pemulung dan tunawisma yang belum memiliki KTP dan Kartu Keluarga. Demikian juga pembuatan buku rekening dan kartu ATM ATENSI yang bekerjasama dengan Bank Mandiri.

    "Selama ini, mereka kaum marginal yang seharusnya paling berhak menerima bantuan tidak mendapat karena tidak punya kartu identitas dan rekening. Dengan adanya ATM ATENSI ini, kalau ada bantuan bisa dikirimkan ke rekening mereka," ujar Risma, Kamis, 18 Februari 2021.

    Sebelumnya, Risma juga menggagas rencana pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) bagi eks pemulung dan tunawisma yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Program-program tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga negara marjinal/terlantar.

    DEWI NURITA

    Baca: Permudah Dapat Bansos, Kemendagri Berikan E-KTP untuk Warga Telantar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.