Ma'ruf Amin Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Hukumnya Fardhu Kifayah

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi khotib salat Jumat di Masjid Istana Wapres, Jakarta, 12 Juni 2020. KIP Setwapres

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi khotib salat Jumat di Masjid Istana Wapres, Jakarta, 12 Juni 2020. KIP Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan vaksinasi Covid-19 hukumnya fardhu kifayah bagi masyarakat yang tidak bermasalah dan memenuhi syarat divaksin.

    "Menurut pandangan agama, kita ini fardhu kifayah. Wajib melakukan vaksin itu karena ini dalam rangka menjaga daripada penyakit itu hukumnya wajib," kata Ma'ruf Amin usai menerima suntikan vaksin Covid-19, Rabu, 17 Februari 2021.

    Ma'ruf mengatakan akan berdosa bagi masyarakat yang memenuhi syarat namun enggan divaksin. Ia menjelaskan kewajiban vaksinasi Covid-19 akan berlangsung sampai tercapainya herd immunity atau kekebalan populasi. "Sampai 70 persen tervaksin baru gugur kewajibannya," kata Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia itu.

    Ma'ruf Amin telah menjalani vaksinasi Covid-19 di rumah dinas di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu ini. Vaksin yang disuntikkan kepada Ma'ruf Amin adalah vaksin CoronaVac produksi Sinovac.

    ADVERTISEMENT

    Wapres Ma'ruf Amin divaksin Covid-19 setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan emergency use of authorization (EUA) vaksin CoronaVac untuk usia di atas 60 tahun.

    Baca juga: Disuntik Vaksin Covid-19, Ma'ruf Amin: Tidak Sakit, Tidak Pusing, Biasa Saja

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.