Hakim Vonis 10 Tahun Penjara, Pinangki Ajukan Banding

Reporter

Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 25 November 2020. Sidang itu beragenda mendengarkan keterangan saksi-saksi yaitu Andi Irfan Jaya dan Anita Kolopaking. ANTARA/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Pinangki Sirna Malasari mengajukan banding terhadap vonis 10 tahun penjara yang dijatuhkan hakim. "Pinangki mengajukan banding sehingga kami penuntut umum juga mengajukan banding," kata Ketua Tim jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara Pinangki, Yanuar Utomo, mengutip Antara, Selasa, 16 Februari 2021.

Pada Senin, 8 Februari 2021 majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara ditambah denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan kepada Pinangki Sirna Malasari. Ia dinyatakan terbukti menerima suap 500.000 dolar AS, melakukan pencucian uang, dan pemufakatan jahat terkait dengan perkara Djoko Tjandra.

Vonis tersebut lebih berat dibanding tuntutan JPU Kejaksaan Agung yang meminta agar Pinangki divonis selama 4 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Lebih lanjut, Jaksa Yanuar tidak menjelaskan alasan Pinangki mengajukan banding. "Tidak disampaikan alasan pengajuan banding. Hanya pengacara saja yang datang dan mendaftarkan permohonan banding ke pengadilan," ujar Yanuar.

Tim pengacara Pinangki yang dihubungi belum merespons pertanyaan soal alasan banding tersebut.

Dalam perkara ini, Pinangki terbukti melakukan tiga perbuatan pidana, yaitu terbukti menerima suap sebesar 500.000 dolar AS dari terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra atau Joko Tjandra.

Baca juga: Ini Alasan Hakim Vonis Berat Pinangki Hingga 10 Tahun Penjara

Selanjutnya, Jaksa Pinangki dinilai terbukti melakukan pencucian uang senilai 375.279 dolar AS atau setara Rp5.253.905.036,00. Uang tersebut adalah bagian dari uang suap yang diberikan Djoko Tjandra.

Bentuk pencucian uang antara lain dengan membeli mobil BMW X5 warna biru, pembayaran sewa apartemen di Amerika Serikat, pembayaran dokter kecantikan di AS, pembayaran dokter home care, pembayaran sewa apartemen dan pembayaran kartu kredit.

Perbuatan ketiga adalah Pinangki melakukan pemufakatan jahat bersama dengan Andi Irfan Jaya, Anita Kolopaking, dan Djoko Tjandra. Mereka menjanjikan sesuatu berupa uang sejumlah 10 juta dolar AS kepada pejabat di Kejagung dan Mahkamah Agung untuk menggagalkan eksekusi Djoko Tjandra yang tertuang dalam action plan.






Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

19 jam lalu

Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

KPK kembali mengagendakan pemeriksaan saksi dalam kasus suap Hakim Agung Gazalba Saleh.


Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

1 hari lalu

Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

Ali Fikri menyebut KPK telah memanggil sejumlah staf hakim agung Gazalba Saleh sebagai saksi di kasus suap pengurusan perkara di MA


Alasan Kejari Depok Belum Bisa Ekseskusi Putusan First Travel

2 hari lalu

Alasan Kejari Depok Belum Bisa Ekseskusi Putusan First Travel

Dalam putusannya, MA mengembalikan aset First Travel kepada para korban, yang sebelumnya dirampas negara.


Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

2 hari lalu

Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

KSP Indosurya tidak pernah melakukan rapat pertanggungjawaban tertinggi, serta produk yang dijual tidak masuk akal.


Kasus Gazalba Saleh, KPK Panggil Asisten Hakim Agung

7 hari lalu

Kasus Gazalba Saleh, KPK Panggil Asisten Hakim Agung

KPK kembali memanggil sejumlah saksi dalam kasus suap pengurusan perkara Mahkamah Agung yang menjerat Hakim Agung Gazalba Saleh.


KPK Dalami Rekening Pegawai BUMN yang Diduga Pemberian Gazalba Saleh

8 hari lalu

KPK Dalami Rekening Pegawai BUMN yang Diduga Pemberian Gazalba Saleh

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk menelusuri sejumlah aliran dana suap yang diterima Gazalba Saleh.


KPK Minta Keterangan Korban Vonis Hakim Agung Gazalba Saleh

8 hari lalu

KPK Minta Keterangan Korban Vonis Hakim Agung Gazalba Saleh

Gazalba Saleh yang mengurusi vonis kasasi pidana dalam perkara tersebut, diduga oleh Komisi telah menerima Rp.400 juta.


Henry Surya Divonis Lepas dalam Kasus Penggelapan Dana Nasabah KSP Indosurya

9 hari lalu

Henry Surya Divonis Lepas dalam Kasus Penggelapan Dana Nasabah KSP Indosurya

Henry Surya divonis lepas oleh hakim PN Jakarta Barat. Hakim meminta agar Henry dilepaskan dari rumah tahanan.


Menteri Dalam Negeri Israel Dipecat

10 hari lalu

Menteri Dalam Negeri Israel Dipecat

Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri dipecat karena terlibat dalam tuduhan mengemplang pajak.


Korban KSP Indosurya Kecewa Vonis Lepas June Indria

11 hari lalu

Korban KSP Indosurya Kecewa Vonis Lepas June Indria

Vonis lepas ini mengkhawatirkan korban Indosurya apabila nanti putusan yang sama diberikan kepada Henry Surya.