Perpres Baru Jokowi: Menkes Bisa Tunjuk Badan Usaha Asing Penyedia Vaksin Covid

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lebih dari setengah jumlah tenaga kesehatan dan tenaga medis kota Madiun mendapatkan vaksin covid-19.

    Lebih dari setengah jumlah tenaga kesehatan dan tenaga medis kota Madiun mendapatkan vaksin covid-19.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi)meneken Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 pada 9 Februari 2021.

    Dalam aturan anyar itu disebutkan, ada tiga cara pengadaan vaksin Covid-19, yakni penugasan kepada badan usaha milik negara (BUMN), penunjukkan langsung badan usaha penyedia, dan/atau kerja sama dengan lembaga/badan internasional.

    Penunjukkan badan usaha penyedia berikut dengan jenis dan jumlah pengadaan vaksin Covid-19 ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. "Badan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi badan usaha nasional atau badan usaha asing yang memenuhi persyaratan," demikian bunyi Pasal 6 ayat (3) Perpres tersebut.

    Sebetulnya poin ini sama seperti yang telah diatur dalam Perpres 99/2020 sebelumnya, namun dalam Perpres 14/2021 lebih rinci diatur bahwa jaminan berupa pernyataan kesanggupan untuk melaksanakan pekerjaan dan dicantumkan di dalam perjanjian/kontrak sebagai prasyarat pembayaran uang muka penyediaan vaksin Covid-19 dilakukan oleh negara.

    ADVERTISEMENT

    "Dalam hal badan usaha asing atau lembaga/badan internasional sesuai tata kelolanya tidak dapat menyampaikan jaminan berupa pernyataan kesanggupan sebagaimana dimaksud pada ayat (2)," demikian bunyi Pasal 19 ayat (3) Perpres ini.

    Pasal selanjutnya dalam perpres yang diteken Presiden Jokowi itu mengatur, Menteri Kesehatan menetapkan bentuk jaminan lain yang disepakati dengan badan usaha asing atau lembaga/badan internasional dan dicantumkan di dalam perjanjian/ kontrak.

    DEWI NURITA

    Baca Juga: Kadin Akan Temui Erick Thohir untuk Sampaikan Usul Vaksin Mandiri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?