Dubes Indonesia untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang Meninggal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI untuk Filipina, Sinyo Harry, kiri dan Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, kanan, memberikan keterangan media soal pembebasan 3 sandera nelayan WNI. Rabu, 19 September 2018. Tempo/Suci Sekar

    Duta Besar RI untuk Filipina, Sinyo Harry, kiri dan Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, kanan, memberikan keterangan media soal pembebasan 3 sandera nelayan WNI. Rabu, 19 September 2018. Tempo/Suci Sekar

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Filipina merangkap kepulauan Marshal dan Palau, Sinyo Harry Sarundajang, meninggal.

    "Turut berduka cita atas meninggalnya DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang," tulis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara lewat akun Twitter resmi mereka.

    Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Teuku Faizasyah. "Betul," ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 13 Februari 2021.

    Sinyo diketahui meninggal dunia di RS MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta pada usia 76 tahun. Jenazah rencana akan disemayamkan di RSPAD pukul 16.00 WIB dan selanjutnya akan dimakamkan di Manado, Sulawesi Utara.

    Sinyo Harry merupakan Gubernur Sulawesi Utara ke-12 periode 2005-2010 dan 2010-2015. Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Sinyo Harry menjadi Dubes Indonesia untuk Filipina pada Februari 2018.

    Baca juga: Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan 7 Duta Besar 

    ADVERTISEMENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.