Whisnu Sakti Buana Dilantik Jadi Walkot Surabaya, PDIP: Kami Siap Mendukung

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, menyambut pelantikan Whisnu Sakti Buana sebagai Wali Kota Surabaya. Ia meyakini Whisnu dapat sukses dalam mengemban amanah tersebut.

    Hal tersebut, kata Adi, juga sudah dibuktikan selama ini di mana Whisnu aktif turun ke lapangan saat menjalankan berbagai program pembangunan, termasuk dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

    "Dan kami siap mendukung agar semua program Pemkot berjalan lancar dan sukses, karena ini ujungnya adalah untuk masyarakat,” kata Adi dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Februari 2021.

    Adi mengatakan, saat ini situasi paling krusial bagi Surabaya adalah terus berupaya mengendalikan penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas. Berbagai program telah dilakukan oleh Pemkot Surabaya, mulai dari penguatan 3T (test, tracing, treatment), aspek promotif-preventif antara lain melalui 'Kampung Tangguh', penyiapan berbagai fasilitas kesehatan, hingga memulai vaksinasi.

    ADVERTISEMENT

    Bahkan, ia mengatakan sistem pendataan dengan konsep digital untuk pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi Pemkot Surabaya telah mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan.

    "Semua langkah-langkah itu tentu Pak Whisnu Sakti Buana sudah sangat menguasai A-Z karena beliau sebelumnya wakil wali kota dan pelaksana tugas wali kota. Kita semua berharap Pak Whisnu sukses dalam mengemban amanah ini," kata Adi yang juga merupakan Ketua DPRD.

    Baca juga: Kendati Pandemi, Proyek Infrastruktur di Surabaya Jalan Terus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...