KEK Tanjung Kelayang Siap Tampung 5.000 Pekerja

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno saat rapat konsolidasi bersama Gubernur Erzaldi Rosman

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno saat rapat konsolidasi bersama Gubernur Erzaldi Rosman

    INFO NASIONAL -- Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang di Belitung dinilai sangat potensial dan diperkirakan menyerap ribuan pekerja. Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat rapat konsolidasi bersama Gubernur Erzaldi Rosman, deputi Kemenparekraf RI, dan pengelola kawasan, Banyu Sinergi Multikarya serta para pelaku usaha lainnya.

    "Diperkirakan kawasan ini mampu menyerap lapangan pekerjaan hingga lima ribu orang memasuki tahun 2025," ungkap Menteri Sandiaga di Sheraton Hotel, Sabtu, 6 Februari 2021.

    Tak hanya dari sisi penyerapan tenaga kerja, KEK Tanjung Kelayang secara keseluruhan berdampak positif bagi Bangka Belitung. Menteri Sandiaga juga optimistis kawasan ini potensial dikembangkan, apalagi dengan berbagai keunggulan yang menjadi modal kuat Kawasan Tanjung Kelayang. 
     
    "KEK Tanjung Kelayang sangat memenuhi syarat. Ditambah letak geografis Babel khususnya Pulau Belitung yang merupakan jalur pusat pelayaran membuatnya menjadi objek wisata bahari yang luar biasa," katanya.
     
    Selain itu Pantai Pasir Putih, batu granit raksasa yang menjadi ciri dari Belitung dan kunjungan-kunjungan lainnya juga membuat kawasan ini potensial.
     
    "Sudah saya coba sendiri saat melaksanakan mini triathlon pagi ini dengan mengelilingi Kawasan Tanjung Kelayang dan sangat berpotensi untuk sport tourism, eco wisata, keunggulan geostrategi," ungkapnya.
     
    Pada kesempatan tersebut, Gubernur Erzaldi mengapresiasi dukungan yang telah dilakukan Kemenparekraf RI atas KEK Tanjung Kelayang. Dengan berbagai potensi tersebut, di tengah pandemi Covid-19 Gubernur Erzaldi berharap pengembangan 
    KEK Tanjung Kelayang yang telah ditetapkan sejak 14 Maret 2019 ini tetap dilanjutkan dan dapat segera diresmikan,
     
    "Kami sangat berharap KEK ini segera dilakukan peresmiannya oleh bapak Presiden RI, sebab sudah pasti tidak hanya berdampak pada kawasan ini saja, tetapi juga Babel secara keseluruhan," ujarnya.
     
    Dalam pengembangannya, Gubernur Erzaldi juga yakin KEK ini mampu mengundang dan menambah investor lainnya untuk potensi usaha. Lebih lanjut dikatakan bahwa sebelum atau sesudah diresmikan tentunya Babel perlu mempersiapkan banyak hal, tidak hanya konsolidasi.
     
    Orang nomor satu di Babel ini juga menjelaskan,"Selama prokes dijalankan dengan ketat oleh semua pihak, tentunya akan tetap mampu meneruskan rencana atas KEK dan membuat wisata dan ekonomi kreatif Babel bangkit kembali."
     
    Dalam rapat tersebut, Banyu Sinergi Multikarya sebagai pihak pengelola berkesempatan melakukan pelaporan tentang KEK Tanjung Kelayang di hadapan menteri dan gubernur. Pihak pengembang pun berharap ke depannya melalui KEK Tanjung Kelayang semakin banyak orang yang mengetahui potensi dan kekayaan Babel.
     
    "KEK tidak diberikan sembarangan, hanya beberapa daerah saja yang mendapatkan dan persiapan puncak peresmian oleh presiden masih terus dipersiapkan di lahan seluas 150 hektar ini," ungkap Deri, perwakilan Banyu Sinergi Multikarya. (*)
     
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji