Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Jokowi: Kita Merindukan Suasana Normal

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021. Setpres-Kris

    Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021. Setpres-Kris

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan sudah hampir setahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Tercatat Jokowi mengumumkan pasien pertama Covid-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020.

    "Saya dan Anda semua tentu ada rasa bosan, lelah, dan sedih. Kita sama-sama merindukan suasana yang normal, berkegiatan seperti sediakala, dan kehidupan yang tidak dicekam ketakutan," tulis Jokowi dalam akun Instagram @jokowi, Ahad, 7 Februari 2021.

    Untuk itu, Jokowi tak henti mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan gerakan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak). 

    "Mari, kita sama-sama berjuang untuk mengakhiri pandemi ini dengan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan," tuturnya.

    ADVERTISEMENT

    Sementara pemerintah, lanjut Jokowi, akan melanjutkan vaksinasi Covid-19 agar herd immunity tercapai dan penyebaran Covid-19 bisa dihentikan. Jika kesadaran masyarakat meningkat dan vaksinasi berjalan lancar, Jokowi meyakini ekonomi Indonesia akan pulih pada 2021.

    Baca juga: Jokowi dan PM Muhyiddin Yassin Tekankan Stabilitas Laut Cina Selatan

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.